Kupang, NTTzoom.com— Sebuah video berisi klaim akan terjadinya badai besar mirip Siklon Seroja di wilayah Kupang pada 17–23 November 2025 dipastikan hoaks oleh BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang.
Dalam video tersebut, perekam menyebut adanya prediksi “bibit badai” yang akan terbentuk pada 17 November sekitar pukul 16.00 WITA dan menguat pada pukul 17.00–18.00 WITA, bahkan disebut-sebut mirip Siklon Seroja. Video itu juga mengklaim badai akan bergerak ke timur hingga 23 November dan kemudian mendarat di wilayah Darwin, Australia.
BMKG: Informasi dalam Video Tidak Benar
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, menegaskan bahwa narasi dalam video tersebut tidak berdasarkan data resmi dan merupakan informasi menyesatkan.
“Video di atas adalah berita hoaks,” tegas Sti Nenot’ek, Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa saat ini memang terpantau adanya Daerah Sirkulasi Siklonik di selatan Pulau Sumbawa atau barat daya Pulau Sumba, yang diprediksi bergerak menuju Laut Timor. Kondisi atmosfer tersebut menyebabkan hujan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir untuk beberapa hari ke depan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Namun, Sti memastikan bahwa fenomena tersebut belum termasuk kategori siklon tropis, sehingga intensitasnya tidak sama dengan Siklon Tropis Seroja yang terjadi pada 2021.
BMKG Minta Masyarakat Mengikuti Informasi Resmi
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi cuaca dari sumber yang tidak jelas. Sti menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca ekstrem dan mengumumkan secara resmi apabila sirkulasi siklonik berkembang menjadi pusat tekanan rendah, bibit siklon tropis, atau siklon tropis.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG,” ujarnya. (es)
Dapatkan sekarang