BMKG Pastikan Cuaca Ekstrem Landa NTT
Pemprov NTT dan BMKG memberi keterangan kepada wartawan
Carlens
29 Dec 2022 21:54 WITA

BMKG Pastikan Cuaca Ekstrem Landa NTT

KUPANG, NTTZOOM-Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi jelaskan, cuaca ekstrem saat ini melanda seluruh wilayah di Indonesia, terutama Provinisi Jawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi NTT.

"Cuaca ektrem itu melanda seluruh Indonesia, terutama Jabortabek, Jawa seluruhnya, NTB dan NTT itu cuaca ekstrem," kata Agung saat memberi keterangan kepad wartawan di Lantai I Kantor Gubernur NTT, Kamis (29/12).

Penjelasan Agung itu dalam rangka menyampaikan perkembangan cuaca ekstrem yang terjadi di NTT. Agung bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S. Sos, MM dan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi NTT, Ishak Nuka dan juga didampingi Karo Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisilia Parera.

Dikatakan, untuk siklon badai sendiri, pihaknya terus memonitoring. Menurutnya, badai tidak serta merta muncul secara langsung.

Di tanggal 24-25 Desember 2022, kata Agung, Provinsi NTT seluruhnya merasakan dampak dari bibit siklon tropis tersebut yaitu dengan hujan lebat dan petir serta angin kencang berdurasi singkat. Namun dirinya mengatakan, bibit tropis siklon tersebut berhasil kembali ke Negara Australia.

Perkembangan potensi cuaca ekstrem di seluruh wilayah NTT dilihat dari sistem klimatologisnya. Menurut dia, puncak musim penghujan jatuh pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. "Itu secara klimatologis, hampir seluruh wilayah NTT sudah masuk musim penghujan," sambung dia.

Berdasarkan prediksi kondisi global dan perkiraan hujanitas secara regional dan prehabilistik model yang diperkirakan BMKG, yaitu potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah NTT selama periode sepekan ke depan.

"Jadi hujan berpotensi dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah di NTT. Ingat, tujuh hari ke depan," tandasnya.

Pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini terkait waspada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Hujan ini juga disertai angin kencang berdurasi singkat, yang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT.

Di samping itu juga masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi peningkatan kecepatan angin sekira 45 kilometer per jam di wilayah NTT.

Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD NTT, Ambrosius Kodo S.Sos, MM jelaskan, pihaknya selalu siap siaga untuk menghadapi cuaca ekstrem pada beberapa hari ke depan.

Dijelaskan, cuaca ekstrem saat ini seperti hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang bisa menimbulkan banjir dan longsor serta angin kencang. "Saya gunakan bahasa yang positif, cuaca ekstrem saat ini seperti hujan yang melimpah yang bisa menimbulkan banjir dan angin yang kencang," kata dia lagi.

Terkait hal-hal yang sudah dilakukan BPBD Provini NTT, pihaknya sudah mengingatkan serta mengarahkan pemerintah Kabupaten/Kota sejak BMKG merilis perkiraan awal musim hujan di Oktober 2022.

"BPBD Provinsi NTT sudah mulai melakukan upaya-upaya untuk terus menginformasikan kepada masyarakat melalui surat edaran yang ditandatangani oleh wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi," ungkap dia.

Ditegaskan Ambros, pihaknya sudah menegaskan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan selanjutnya akan ditindak-lanjuti secara teknis ke BPBD kabupaten/kota.

Memasuki Natal dan Tahun Baru 2023, dari BPBD Provinsi mendapatkan informasi dari pihak BMKG bahwa akan terjadi cuaca ekstrem di wilayah NTT, sehingga BPBD Provinsi NTT meningkatkan informasi lewat beberapa akun media sosial BPBD Provinsi NTT seperti di Instagram BPBD Provinsi NTT, tiktok BPBD Provinsi NTT, serta Youtube BPBD Provinsi NTT.

"Kita terus memberikan himbauan lewat akun-akun tersebut. Apalagi publik sempat resah dengan adanya badai. Padahal, yang kita hadapi yaitu cuaca ekstrem. Kita hanya butuh ketenangan dan kesiap-siagaan," katanya.

Kesiap-siagaan dari cuaca ektrem, kata dia, untuk masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, lereng-lereng, pinggiran sungai atau dataran rendah di sekitaran sungai. Menurutnya, apabila ada hujan yang lebih dari 1 jam dengan intensitas tinggi serta objek dengan jarak yang jauh, maka perlu untuk evakuasi diri.

"Apabila hujan lebih dari 1 jam, perlu untuk mengevakuasi diri ke titik yang lebih aman. Kita punya satu nyawa, oleh karena itu, peduli kepada keselamatan-Mu," ucapnya.

Ditegaskan, apapun yang dikerjakan pemerintah apabila masyarakat tidak peduli terhadap keselamatan dirinya masing-masing.

Disampaikan, pihaknya menggelar rapat koordinasi bersama semua para stakeholder yang melibatkan TNI, POLRI, dan lembaga perangkat Daerah terkait dengan prinsipnya, semua siap menghadapi kondisi terburuk apabila didalam cuaca ekstrem tersebut menimbulkan bencana.

"Kita tadi (red) baru selesai rapat koordinadi dan pada prinsipnya kita siap menghadapi kondisi terburuk apabila kondisi cuaca ekstrem ini menimbulan bencana" pintanya.

Ia juga mengatakan, pada prinsipnya, kekuatan itu ada di Kabupaten/Kota, manakala di Kabupaten/Kota mengalami Kendala, maka dari pihak BPBD Provinsi NTT siap dengan Sumber Daya untuk terus mendukung. "BPBD Provinsi NTT terus mendukung dengan sumber daya manakala di kabupaten/kota mengalami kendala," sebutnya.

Ia juga memberikan himbauan kepada BPBD di tingkat Kabupaten/Kota untuk tetua memantau kondisi atau situasi yang bersumber dari BMKG dan melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat yang mendiami daerah-daerah yang rawan mengalami bencana seperti di pinggiran sungai dan lereng-lereng gunung.

"Diseminasi itu dengan informasi-informasi dan kalimat-kalimat yang mudah dipahami oleh masyarakat," tegas dia.

"Lalu kemudian Pemerintah Kabupaten/Kota harus mempersiapkan jalur evakuasi dan titik evakuasi yang aman dan di ketahui oleh warga masyarakat serta memastikan cadangan logistik di Kabupaten/Kota masing-masing," jelasnya.

Dijelaskan, lanjut Dia, Pihaknya juga memberikan imbauan kepada pemerintah Kabupaten/Kota untuk mempersiapkan posko siaga darurat. Menurutnya, dengan adanya posko siaga darurat maka dapat memudahkan koordinasi dengan semua stakeholder terkait.

Selanjutnya, dihimbaukan agar melakukan gerakan bersama untuk membersihkan selokan-selokan untuk menghindari sumbatan-sumbatan karena pada dasarnya air tidak mengganggu manusia kalau dilayani dan areanya tidak diganggu oleh manusia. "Kalau ruang aliran air itu baik maka saya kira, kita akan aman," jelasnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Ishak Nuka menjelaskan bahwa pihaknya memiliki Motto yaitu "Lebih Baik Tidak Diberangkatkan Dari Pada Tidak Sampai Ke Tempat Tujuan". 

Motto itu, kata Ishak, untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi pada cuaca ekstrem yang melanda Provinsi NTT pada beberapa hari kedepan.

"Kami punya motto yaitu lebih baik tidak diberangkatkan dari pada todak sampai ke tempat tujuan," ungkapnya.

Dijelaskan, Seperti transportasi laut, yaitu ASDP, Garda Maritim dan PT. Flobamor maupun Pelni serta kapal-kapal perintis, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait cuaca ekstrem.

"Mereka sudah tahu, mereka biasanya dapat informasinya dari BMKG," katanya.

Dijelaskan, yang berhak mengeluarkan izin berlayar yaitu pihak Sahbanda kapal Laut dan Sahbandar pelabuhan kapal-kapal penerbangan.

Transportasi laut seperti Fery, Ishak Nuka jelaskan bahwa saat ini diberhentikan sementara dengan beberapa kajian, yaitu cuaca yang saat ini tidak memadai serta gelombang laut yang tinggi.

"Soal cuaca ekstrem itu memang sulit diprediksi tapi kita sebagai para operator Sahbandar tetup mengupdate berita-berita terbaru untuk mendapatkan informasi," ungkapnya.

Terkait kapal Pelni, Ishak Nuka katakan, sesuai bobot dan jenisnya, sudah dirancang untuk berlayar pada kondisi-kondisi gelombang yang di atas dua meter maka kapal tersebut dapat berlayar sesuai bobotnya.

"Kapal Pelni seperti itu. Kalau kapal fery beda lagi, begitu sudah diinformasikan tinggi gelombang di atas dua meter maka mereka menghentikan sementara untuk berlayar," tambahnya.(*/jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai