KUPANG, NTTZOOM-Menjelang sensus pertanian 2023 (ST2023), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kupang memberikan pelatihan kepada para petugas di setiap kecamatan/desa.
Kegiatan pelatihan ST2023 dari BPS Kabupaten Kupang itu berlangsung di beberapa Hotel yang ada di Kota Kupang. Di antaranya, Hotel Kristal Kupang, On The Rock, Swissbell dan Sahid T-More, Kota Kupang, Provinsi NTT. Sedangkan, untuk Kabupaten Sabu Raijua berlangsung di penginapan Manna dan Hotel Jesika.
Pelatihan dari BPS Kabupaten Kupang dilakukan pada 25-30 Mei 2023. Sedangkan untuk Kabupaten Sabu Raijua sudah dilakukan sejak tanggal 23-31 Mei 2023. Selanjutnya pada1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang, segera dilakukan pendataan sensus pertanian di setiap kecamatan/desa.
"Pada minggu keempat Mei, kami sedang melakukan pelatihan, untuk Kabupaten Kupang 25 -30 Mei sedangkan untuk Kabupaten Sabu Raijua 23-31 Mei. Pendataan lapangan nanti 1 Juni -31 Juli," kata Kepala BPS Kabupaten Kupang, I Made Suantara, SE., M.Si kepada nttzoom.com, Kamis (25/5).
Dijelaskan, pelatihan petugas ST2023 ini dibagi menjadi tiga gelombang. Pada gelombang pertama, yakni untuk Kabupaten Kupang dilatih peserta dari 18 kecamatan di antaranya Amarasi Timur, Barat, Selatan, Kecamatan Semau, Kecamatan Semau Selatan, Kecamatan Amfoang Raya, Kecamatan Amabi Oefeto, AOT, Kecamatan Takari, Kecamatan Sulamu, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kecamatan Fatuleu Barat.
I Made jelaskan tujuan dari pelatihan ini untuk membekali para petugas agar memahami secara rinci semua konsep, definisi, tata cara dalam melakukan pemutakhiran dan pencacahan ST2023 yang diharapkan petugas mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga dapat dihasilkan data hasil ST 2023 yang akurat.
"Tujuan pelatihan selama 3 hari ini yaitu petugas diberikan pembekalan materi lapangan," ucap dia.
Diungkapkan I Made, sektor pertanian merupakan sektor yang dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional. Untuk itu sangat diperlukan ketersediaan data yang akurat dan terkini yang dapat digunakan sebagai acuan bagi pemerintah dalam merencanakan dan merumuskan kebijakan untuk kepentingan pembangunan nasional.
"Sebelum melakukan pendataan, kita harus bekali para petugas ST2023 dengan pelatihan agar pada saat melakukan proses pendataan, mereka bisa mendapatkan data yang baik dan benar," katanya.
Dijelaskan, sebanyak 458 petugas dari sensus pertanian Kabupaten Kupang dan 131 petugas dari Kabupaten Sabu Raijua. Dengan demikian, I Made menjelaskan, secara rata-rata para petugas di tiap kecamatan berada pada kisaran 19 orang petugas dari Kabupaten Kupang. Sedangkan untuk 22 orang petugas sensus pertanian berada di Kabupaten Sabu Raijua.
Terkait petugas ST2023 di tingkat kecamatan, I Made menyebut para petugas sensus yang melakukan pendataan di tingkat kecamatan dilihat dari berapa jumlah kepala keluarga (KK) pertanian.
"Jumlah petugas untuk Kabupaten Kupang 458 orang, dan Kabupaten Sabu Raijua 131 orang. Secara rata-rata petugas tiap kecamatan pada kisaran 19 orang untuk Kupang dan 22 orang untuk Sabu Raijua. Jumlah petugas per kecamatan ditentukan dari jumlah KK pertanian," katanya.
Para petugas ST2023 akan menyisir di 24 Kecamatan, 177 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kupang. Sementara itu, untuk Kabupaten Sabu Raijua, terdapat 6 kecamatan dari 63 desa/kelurahan yang akan dilakukan ST2023 oleh petugas.
"Kami juga lakukan pendataan ke Sabu Raijua karena Sabu Raijua itu kabupaten yang baru sehingga belum ada kantor BPS di sana," tambahnya.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang