BTPN Syariah Senantiasa Loyal Dampingi Masyarakat Inklusi
Bertemu nasabah
BTPN Syariah Senantiasa Loyal Dampingi Masyarakat Inklusi
Fachmy Achmad
Carlens
13 Feb 2024 09:36 WITA

BTPN Syariah Senantiasa Loyal Dampingi Masyarakat Inklusi

* Kinerja Terkendali di Tahun  2023

JAKARTA, Nttzoom-Sepanjang 2023, BTPN Syariah senantiasa memperkuat kapasitas masyarakat inklusi dengan memberikan akses pengetahuan dan pendampingan agar nasabah tetap tumbuh. Terbukti, di tengah kondisi yang masih menantang, bank tidak meninggalkan atau mengurangi berbagai program yang digulirkan untuk segmen ultra mikro.

Sejak awal berdiri 2010, bank secara sadar memilih segmen ultra mikro dalam menciptakan kesempatan tumbuh bersama dan mewujudkan hidup yang lebih berarti. Artinya, lebih dari satu dekade BTPN Syariah telah menjalankan komitmennya kepada masyarakat inklusi.

Program unggulan yang dimiliki bank saat ini salah satunya program Bestee, ditujukan untuk membuat usaha nasabah lebih berkembang. Program Bestee melibatkan ribuan mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat inklusi dengan pendampingan dan berbagai pelatihan.

"Bank memberikan program pendampingan yang naik kelas melalui program Bestee yang melibatkan mahasiswa. Sejauh ini, sudah lebih dari 49 ribu ibu-ibu nasabah yang mendapatkan pendampingan dari 1.821 mahasiswa dalam memajukan usahanya di lebih dari 827 kecamatan di Indonesia," ungkap Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah.

Selain itu, bank juga memberikan berbagai program reward dimana salah satunya nasabah akan mendapatkan insentif jika rutin hadir di kumpulan atau Pertemuan Rutin Sentra (PRS). Semua program tersebut merupakan upaya Bank agar masyarakat inklusi bertahan dan tetap tumbuh di tengah kondisi yang masih menantang seperti sekarang. Adapun, berbagai program pemberdayaan BTPN Syariah ini telah berdampak langsung terhadap ibu-ibu nasabah.

Berdasarkan hasil survei Poverty Probability Index (PPI) terhadap nasabah yang sudah bergabung dalam lima tahun terakhir, tercatat bahwa jumlah keluarga yang memiliki tempat tinggal layak meningkat menjadi 94,6%, memiliki toilet layak meningkat menjadi 85,3%, serta jumlah keluarga dengan anak bersekolah terus meningkat menjadi 92,5%. Tak hanya itu, survei Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) menunjukkan bahwa nasabah BTPN Syariah mengalami penurunan kemiskinan ekstrem sebesar 7,4% setelah 3 tahun menjadi nasabah.

Dari sisi kinerja, meski kondisi belum sepenuhnya pulih pasca pandemi Covid-19 terutama bagi segmen ultra mikro, Bank tetap mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,08 triliun disertai rasio keuangan yang sehat dan kuat dengan return of asset (RoA) 6,3% dan rasio kecukupan modal (CAR) 51,6% sepanjang 2023. Sementara, Bank juga terus menyalurkan pembiayaan untuk masyarakat inklusi sebesar Rp 11,38 triliun.(*/jem/cd3/nz)

* Tentang BTPN Syariah

BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama pemberdayaan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.

Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah #bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran #bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns.

Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini terbukti dari hasil survei Poverty Probability Index (PPI) dan Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) terhadap nasabah Bank. Dua survei tersebut menunjukkan bahwa jumlah keluarga dengan anak bersekolah meningkat dan nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun.

Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.

Catatan Penting:
•BTPN Syariah didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN; peluncuran pada 2011
•Pemisahan sebagai PT  BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
•Terdaftar sebagai PTBTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
•Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
•Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Juli 2020
•Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
•Saat ini BTPN Syariah memiliki lebih dari 14 ribu karyawan (95% perempuan dan 50% lulusan SMA) yang telah melayani 7 juta nasabah dengan 4,2 juta nasabah aktif di 258 ribu komunitas yang berada di 2.600 kecamatan di 26 provinsi Indonesia
•Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi April 2023

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai