Bupati Sikka Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pekuburan Covid-19 
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego menyerahkan sertifikat tanah atas nama Pemkab.Sikka
Carlens
28 Sep 2021 17:58 WITA

Bupati Sikka Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pekuburan Covid-19 

* Rayakan HUT ke-61 BPN 

MAUMERE, NTTZOOM-Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyerahkan empat sertifikat tanah saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sikka, Jumat (24/9). 

Salah satu sertifikat adalah untuk tanah yang digunakan sebagai lahan pekuburan khusus jenasah pasien Covid-19.

Robi dalam sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional mengatakan, tema yang diusung dalam HUT BPN, yakni percepatan pemulihan ekonomi melalui pelayanan tata ruang dan pertanahan yang profesional, dengan tetap melaksanakan UU Cipta Kerja (UUCK) bagi rakyat Indonesia  untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya, bagi rakyat Indonesia dengan cara memberikan kemudahan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Menurutnya, UUCK bertujuan  untuk memperbaiki persoalan  perizinan kegiatan berusaha  yang telah diberikan ruang  yang lebih luas dan berperan penting bagi tata ruang sebagai ujung tombak dalam pemberian izin berusaha. 

"Pemberian izin dengan cara mempermudah perizinan yang diberikan melalui  penyederhanaan persyaratan, dimana hanya ada tiga persyaratan dasar, yakni  Kesesuaian Kegiatan  Pemanfaatan Ruang (KKPR), persetujuan lingkungan dan  detail tata ruang,” jelas Robi. 

Dalam rangka memerangi kejahatan pertanahan atau mafia tanah yang sangat meresahkan masyarakat, Lementerian ATR/BPN telah bekerja sama dengan polisi untuk memberantas mafia tanah.
"Saya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas bahkan memecat oknum yang terbukti terlibat,” ujar Robi membacakan sambutan Menteri Agraria. 

Kementerian Agraria lanjut Robi, juga menyampaikan dalam rangka percepatan PTSL, mengajak gubernur, bupati/wali kota untuk menyukseskan program tersebut dengan membantu masyarakat yang kurang mampu melalui penyediaan  anggaran Pra PTSL serta membantu meringankan beban masyarakat dengan pengurangan atau bahkan penghapusan BPHTB, sehingga target tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia  terdaftar dan tercapai. 

"Hingga saat ini masih banyak kendala sertifikat yang tidak terbit karena masyarakat tidak mampu untuk membayar BPHTB,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Robi juga membagi empat sertifikat di antaranya, sertifikat hak pakai nomor 023 Wolomarang atas nama pemerintahan Kabupaten Sikka untuk penggunaan pekuburan Covid-19, sertifikat hak pakai nomor 129/Lota Uneng atas nama pemerintahan Kabupaten Sikka untuk penggunaan sekolah SMP Yapenris Maumere, sertifikat hak pakai nomor 130/Kota Uneng atas nama pemeritahan Kabupaten Sikka untuk penggunaan kantor pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. 

Berikutnya sertifikat nomor 131/Kota Uneng atas nama pemerintahan Kabupaten Sikka untuk penggunaan kantor Dinas Perikanan.  

Sementara Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sikka Faizin kepada media di Sikka menjelaskan, untuk jumlah PTSL Kabupaten Sikka diharapkan tahun 2022 dapat meningkat. Selama tahun 2021 kata Faizin, jumlah sertifikat tercapai sebanyak 1760 sertifikat, dari target sebanyak 4280 sertifikat. 

"Kami harapkan tahun 2022, bisa lebih meningkat jumlah sertifikatnya. Selama tahun 2021 tercatat sebanyak 1760 sertifikat yang sudah selesai, dari target 4280 sertifikat,”ujarnya.(rel/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai