Dampak Erupsi Lewotobi, Enam Penerbangan Dibatalkan.
Gunung Lewotobi mengalami erupsi dahsyat, saat pesawat Wings Air, bersiap untuk terbang, Jumat (20/06/2025). (Sumber Foto: Istimewa)
Redaksi
07 Jul 2025 22:41 WITA

Dampak Erupsi Lewotobi, Enam Penerbangan Dibatalkan.

Kupang, nttzoom.com- Erupsi dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur - Nusa Tenggara Timur (NTT) , menyebabkan enam rute penerbangan dari Bandara Internasional Eltari-Kupang, dibatalkan, Senin (07/07/2025). 

‎Enam rute penerbangan itu dari Kupang menuju beberapa kabupaten di pulau Flores, maupun sebaliknya.  

‎Pembatalan penerbangan ini dialami oleh maskapai penerbangan Wings Air pada 4 rute penerbangan dan Nam Air pada 2 rute penerbangan.

‎"Jadi ada 6 penerbangan ini yang sampai siang ini  cancel flight," ujar Humas Bandara El Tari Kupang I Gusti Ngurah Yudi Saputra dalam keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi wartawan. 

‎Sementara dari Kupang ke wilayah di luar NTT atau sebaliknya, lanjut Gusti, masih berjalan normal dan tidak ada penutupan rute penerbangan. 

‎Ia menegaskan proses pemantauan operasional Bandara El Tari Kupang akan terus dilakukan terkait dampak erupsi gunung berstatus AWAS (Level IV) di Flores Timur itu.

‎"Untuk siang ini penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang berlangsung normal. Namun kami tetap melakukan pemantauan terhadap sebaran abu vulkanik Lewotobi," ungkapnya.

‎Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT, kembali meletus dahsyat pada Senin (07/07/2025) pukul 11.05 Wita. 

‎Gunung tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 18 ribu meter (18 kilometer) di atas puncak atau sekitar 19.584 meter di atas permukaan laut.

‎Gunung yang masih berstatus awas atau level IV itu, untuk kedua kalinya kembali erupsi dengan dahsyat pada pukul 19.32 wita.

‎Erupsi disertai suara dentuman dan gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki. Pasca letusan, awan panas bergerak sejauh 5 kilometer ke arah utara, timur laut dan barat laut. 

‎Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 millimeter dan durasi sekitar 6 menit 26 detik.

‎"Sampai sekarang erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat." Ungkap petugas Pos PGA Lewotobi. 

‎Warga dan wisatawan diimbau agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam zona bahaya 7 kilometer dan sektoral barat daya-timur laut sejauh 8 kilometer dari pusat erupsi. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai