Kupang, nttzoom.com-- Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Kupang - Nusa Tenggara Timur, dilarikan ke rumah sakit usai merasakan mual dan mengalami muntah di dalam kelas, saat kegiatan belajar mengajar akan dimulai.
Mereka diduga keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan untuk siswa di sekolah itu
Para korban dilarikan ke tiga rumah sakit antara lain, Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kupang, IGD RS Siloam dan IGD RS Mamami.
Salah seorang siswa yang mendapat perawatan mengaku tidak sempat menyelesaikan jatah makannya lantaran sudah berbau tidak sedap.
Dia mengaku pusing dan mual sejak Senin malam usai mencicipi sedikit jatah MBG.
"Ada pisang, sayur kacang panjang campur wortel, tahu dengan daging sapi. Kalau minum tidak ada. Tidak makan habis soalnya makanan sudah basi. Bau tidak enak." Ungkap Jordan Doko kepada wartawan.
Dari hasil observasi, semua pasien siswa mengaku merasakan sakit pada perut sejak Senin (22/07/2025) siang usai menyantap MBG. Bahkan ada juga yang merasakan tidak enak atau mual sejak Sabtu siang.
"Tadi sekitar jam 8 wita dibawa ke sini (IGD). Pstinya keracunan tapi penyebabnya apa kita belum tau. Ada beberapa yang diare sejak semalam. Mereka makan kemarin, gejalanya sejak kemarin. Yang pastinya makan di sekolah." ujar Ketua Komite Medis RSUD SK Lerik, dr Ronal Melviano, kepada wartawan di Kupang.
Hingga kini, para pelajar masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD SK Lerik Kupang, IGD RS Siloam dan IGD RS Mamami. (es)
Dapatkan sekarang