Diperintah Kapolri, Waka Polda NTT Periksa HP Anggota Terkait Judol 
Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Awi Setiyono memimpin langsung pemeriksaan Handphone (HP) milik anggota Polda NTT bersama Propam terkait judol di Mapolda NTT, Rabu (3/7/2024). 
Diperintah Kapolri, Waka Polda NTT Periksa HP Anggota Terkait Judol 
Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Awi Setiyono memimpin langsung pemeriksaan Handphone (HP) milik anggota Polda NTT bersama Propam terkait judol di Mapolda NTT, Rabu (3/7/2024). 
PP
04 Jul 2024 03:09 WITA

Diperintah Kapolri, Waka Polda NTT Periksa HP Anggota Terkait Judol 

Kupang, Nttzoom - Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Awi Setiyono memimpin langsung pemeriksaan Handphone (HP) milik anggota Polda NTT bersama Propam terkait keterlibatan dalam judi online (Judol) di Mapolda NTT, Rabu (3/7/2024). 

Brigjend Pol. Awi menjelaskan, pemeriksaan itu atas dasar instruksi secara langsung oleh Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A. 

Brigjen Pol. Awi katakan pemeriksaan ini untuk memastikan setiap anggota Polda NTT tidak ada yang terlibat dalam aktivitas judi online.  

“Atas perintah bapak Kapolri dan bapak Kapolda, pagi ini kita sengaja apelkan seluruh anggota Polda NTT untuk mengecek apakah ada anggota yang terdampak terkait dengan maraknya judi online. Dari pukul 07.30 kita sudah apelkan guna lakukan pemeriksaan yang mana dikedepankan para kasatker dan didampingi oleh Provost untuk mengecek masing-masing handphone anggota,” ungkapnya. 

Pemeriksaan ini, ujar Brigjen Pol. Awi, untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online yang terpasang di perangkat anggota Polda NTT.  

“Kita pastikan bahwa tidak ada anggota yang mendownload aplikasi judi online maupun di Google Playnya, sehingga kita bisa lakukan pencegahan jika memang ada yang terdampak,” tegasnya. 

Setelah satu jam pemeriksaan, Wakapolda NTT menjelaskan, belum ada anggota yang ditemukan terlibat dalam judol.  

“Alhamdulillah, belum ada laporan bahwa anggota kita khususnya yang di Mapolda tidak ada yang terdampak,” katanya. 

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut di seluruh jajaran Polres di wilayah NTT dalam upaya pencegahan judol. 

"Ke depan, kita juga mengharapkan para Kapolres jajaran segera menindaklanjuti hal ini dan kita harapkan Polda NTT ini tidak ada satu pun yang terdampak terkait maraknya judi online,” tegasnya. 

Mengenai sanksi bagi anggota yang terbukti terlibat judi online, Wakapolda NTT menyatakan, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan oleh Propam.  

“Tentunya kita akan dalami, kita ada bidang Propam yang akan melakukan pemeriksaan. Kalau terbukti bersangkutan ikut bermain judi online, tentunya kita akan tindak sesuai perundang-undangan yang berlaku dan tindak secara tegas,” jelasnya. 

Pemeriksaan ini menunjukkan komitmen Polda NTT untuk menjaga integritas dan disiplin anggotanya serta mencegah keterlibatan dalam aktivitas ilegal seperti judol. (dev/jem/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai