Direktur RSUD S K Lerik Kabur Usai Seorang Anak Jatuh dan Meninggal Dunia di IPAL 
Mobil dinas Direktur RSUD SK Lerik ketika kabur dari RSUD.
admin
06 Aug 2024 19:40 WITA

Direktur RSUD S K Lerik Kabur Usai Seorang Anak Jatuh dan Meninggal Dunia di IPAL 

Kupang, Nttzoom-Direktur Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) S.K. Lerik, drg. Dian Arakiang memilih kabur dan bungkam ketika hendak diwawancarai wartawan dan berlalu dengan mobil dinasnya meninggalkan ruang pemulasaran jenazah. 

Direktur RSUD S.K Lerik itu hendak diwawancarai wartawan terkait seorang anak laki-laki berinisial AN (7), murid kelas 1 salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota Kupang, meninggal dunia usai jatuh di Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) Rumah Sakit RSUD S.K. Lerik sekira pukul 15.00 wita atau pukul 03.00 sore.

Salah satu keluarga dari korban menyebut  bahwa AN diduga bermain bersama adiknya di sekitar lokasi IPAL. Penutup IPAL itu tak diperhatikan oleh pihak RSUD S.K Lerik.  

Pasalnya, bak penampungan limah itu tak dipagari oleh pihak RSUD S.K Lerik. Penutupnya hanya menggunakan seng bekas yang sudah keropos. 

Bak tersebut kedalamannya berukuran 4 meter  dengan panjang 5 meter dan lebar 2 meter. Didalam bak penampung limbah itu, terisi air yang diperkirakan 3 meter. 

“Dia (AN) datang bersama orang tuanya yang kebetulan tugas di sini. Kami menduga dia bermain di atas lokasi IPAL, dan jatuh ke dalam karena penutup IPAL sudah keropos. Saat kakaknya jatuh, adiknya ini teriak lapor ke orang tua,” ungkap keluarga korban yang namanya enggan disebutkan, pada Selasa 6 Agustus 2024.  

Ketika dikabarkan AN meninggal dunia, ibu kandung korban bersama keluarga menangis histeris di ruang pemulasaran jenazah RSUD S.K. Lerik.

Jenazah kemudian diantar pulang ke rumahnya dibilangan pelabuhan Bolok, Kota Kupang dengan menggunakan mobil ambulance milik RSUD S.K. Lerik. (jem/dev/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai