Kupang, NTTzoom.com – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sirung dan KMP Pulau Sabu, terdampar di pesisir Pantai Gua Monyet, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (02/03/2026).
Kedua kapal naas itu terdampar setelah terseret gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda perairan NTT beberapa hari terakhir.
Kapal milik Pemerintah Provinsi NTT itu sebelumnya dilaporkan sedang berlabuh di Perairan Hansisi, Pulau Semau, namun, diduga akibat cuaca buruk yang terjadi, menyebabkan tali tambat tidak mampu menahan kuatnya hempasan ombak dan angin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi saat kondisi perairan di sekitar Kupang dilanda gelombang tinggi. Kapal kemudian terbawa arus hingga mendekati bibir pantai dan kandas.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga. Pasca kandas, masyarakat terus berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi kapal yang kini berada di daratan.
Warga mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam dan membagikannya ke media sosial.
"Terdampar kemarin sore pas cuaca buruk. Makanya kami datang untuk lihat-lihat sekalian ambil foto dan video." ungkap Nabas.
Meski begitu, sejauh ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan NTT.
Kondisi ini berdampak pada aktivitas pelayaran, termasuk beberapa rute yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry yang sempat mengalami penyesuaian jadwal.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola yakni PT Flobamora belum dapat dihubungi, bahkan gerbang serta pintu kantor pun terkunci rapat. (es)
Dapatkan sekarang