MAUMERE, NTTZOOM-Pangkalan TNI AL Maumere menggelar bedah rumah untuk 4 janda di Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat.
Bedah rumah ini dibuka Bupati Sikka dengan merubuhkan bangunan lama untuk dibangun rumah layak huni yang baru. Kegiatan ini digelar Jumat (20/8) di Wuring.
Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi,M.Tr Hanla M.M CTMP., mengatakan, bedah rumah bagi 4 janda di Wuring itu lantaran adanya keprihatinan terhadap para janda yang berada di Kelurahan Wuring. Empat janda tersebut, yakni Cua (71), Ndu (57), Ariani (47)dan Juda (56). Keempatnya bealamat di RT 40/RT 09, Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat.
"Karena itu, Lanal dengan dukungan elemen masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sikka membangun rumah layak huni bagi 4 janda ini," jelas Yoga.
Yoga tambahkan, pembangunan rumah layak huni bagi 4 janda itu segera dikerjakan. Sejumlah material juga sudah dilengkapi. Terkait tenaga kerja, Yoga mengaku TI AL bersama rakyat akan bergotong royong membangun rumah layak huni bagi keempat janda ini dalam waktu satu minggu.
"Soal pengerjaannya akan dilakukan oleh TNI AL bersama masyarakat setempat, dalam waktu satu minggu rumah ini akan selesai. Materialnya sudah disediahkan tinggal dibangun," ujar Yoga.
Sementara Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pada kesempoatan yang sama mengatakan, bedah rumah itu berawal dari rasa keprihatinan Lanal Maumere untuk membangun rumah layak huni. Hal itu merupakan bentuk keprihatinan yang tinggi bagi masyarakat. Menurut Robi, upaya Lanal itu merupakan bentuk kebersamaan untuk membantu satu sama lain, terutama kaum yang lemah.
Robi mengaku bangga atas inisiasi yang dilakukan Danlanal Maumere atas rencananya, sehingga pada waktu yang tepat secara bersama mencanangkan kegiatan bakti sosial bedah rumah untuk 4 janda. Ide yang dilakukan Danlanal Maumere merupakan ide yang suci dan mulia yang menggugah semua elemen masyarakat untuk terlibat bersama-sama membantu 4 janda itu.
"Ide ini mengguugah kita semua untuk membantu sesama yang lemah," ujar Robi.
Dalam situasi pandemi Covid-19, kata Robi, dimana seluruh dunia mengalami peristiwa yang cukup panjang dan belum pasti kapan akan berakhir. Untuk sementara hanya mengandalkan vaksinasi. Menurut dia, vaksinasi di sebuah wilayah baik negara maupun daerah minimal 70 persen. Ini perhitungan untuk menciptakan kondisi yang akan lebih baik.
Karena itu, lanjut Robi pemerintah saat ini sedang mengupayakan untuk melakukan penanganan Covid-19 di Sikka. Untuk Kabupaten Sikka, selama dua kali vaksin baru mencapai 6,5 persen dan yang baru pertama kali vaksin itu baru mencapai 12,5 persen. Karena itu waktunya masih panjang untuk mencapai 70 persen.
"Bedah rumah yang dilakukan hari ini, bukan berarti menyelesaikan semua persoalan, namun ini sebuah hajatan yang terbaik untuk menggugah semua insan untuk membantu sesama,”tandasnya.
Bedah rumah yang dicanangkan ini merupakan kesempatan yang terbaik, semua elemen masyarakat diuji untuk berbagai kepada sesama. Lewat hal-hal yang sederhana, hal yang dialami, yang dapat dilihat secara langsung di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
"Kita diuji untuk saling membagi kepada sesama, lewat hal-hal sederhana,” jelas Robi.
Dia berharap kegiatan bedah rumah merupakan harapan bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan semua insan di Nian Tanah Sikka di tengah situasi sulit yang tengah dihadapi seluruh masyarakat.
Ketua DPRD Sikka Donatus David SH pada kesempatan yang sama juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Danlanal Maumere, yang telah berjuang membantu melakukan bedah rumah bagi masyarakat Wuring khususnya kepada 4 janda tersebut.
Selaku Ketua DPRD Sikka mewakili seluruh anggota DPRD Sikka Donatus menyampaikan terimah kasih yang tulus atas upaya Danlanal Maumere untuk membantu masyarakat Sikka.
"Sebagai Ketua DPRD mewakili seluruh Anggota DPRD Sikka kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanal Maumere yang telah berjuang membantu masyarakat Sikka untuk mebedah rumah bagi 4 janda di Wuring,” ungkap David.(rel/cd3/nz)
Dapatkan sekarang