KUPANG, Nttzoom-Empat desa dari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat kesempatan sebagai Local Champions dalam Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (FKTI) IX yang digagas Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dengan mengusung tema "kolaborasi, inovasi dan pembangunan berkelanjutan".
Keempat desa dengan wakil Local Champion tersebut, yakni Desa Bokong, Desa Oelatimo, Desa Oenoni II dan Desa Letbaun, Kecamatan Semau.
Empat desa yang terpilih menjadi local champion atau individu yang memiliki inisiatif, kemampuan dan kapabilitas untuk mendorong proses perubahan dalam suatu masyarakat.
Damaris Tnunay, Direktur Yayasan Ume Daya Nusantara (UDN) Festival Forum Kawasan Timur kali ini mengadakan program khusus yang disebut Local Champion Incubator. Program ini merupakan kerja sama Yayasan BaKTI dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Yayasan UDN yang menampilkan empat gagasan keren dari penggerak perubahan sosial di desa-desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
"Gagasan-gagasan yang dipertajam dalam dua bulan program inkubasi diharapkan dapat menghasilkan perubahan sosial untuk kemajuan bumi Flobamora," jelas Ristha sapaan Damaris.
Ristha menyebut, Festival FKTI diadakan setiap dua tahun dan telah diselenggarakan sejak 2004. Festival ini diadakan khusus bagi masyarakat kawasan Timur Indonesia para pelaku pembangunan untuk berbagi praktik-praktik baik dan menyerap beragam praktik baru yang memungkinkan mereka meningkatkan kemampuan individu maupun kelompok untuk terus menghasilkan inovasi-inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan bangsa.
Festival ini mengajak setiap peserta untuk menjalin hubungan harmonis dan saling mendukung antar pemerintah daerah, pemerintah nasional, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mitra pembangunan internasional, sektor swasta, komunitas, akademisi, jurnalis dan individu lainnya dengan berfokus pada aset yang dimiliki diri dan kelompok untuk dikembangkan secara positif dalam mendorong berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan sebagai bagian dari Indonesia yang berdaulat.
Yayasan BaKTI sendiri merupakan organisasi yang berfokus pada pengelolaan pengetahuan tentang praktik-praktik baik pembangunan di kawasan Timur Indonesia. Yayasan BaKTI mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi tentang program dan bantuan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia serta mengelola berbagai program pembangunan. Hal ini sangat membantu dalam mengefektifkan kerja-kerja dari seluruh pelaku pembangunan.
Yayasan BaKTI menjadi sekretariat bagi Forum Kawasan Timur Indonesia, Jaringan Peneliti Kawasan Timur Indonesia (JiKTI) dan Forum Kepala BAPPEDA se-Kawasan Timur Indonesia. Kawasan Timur Indonesia (KTI) meliputi 16 provinsi dalam wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan Sulawesi.
Sebagai Sekretariat Forum Kawasan Timur Indonesia (Forum KTI) dan pelaksana Festival Forum Kawasan Timur Indonesia, Yayasan BaKTI mengumpulkan Praktik Cerdas melalui berbagai cara dan media yang dimiliki, mengadakan seleksi dan verifikasi, kemudian menampilkannya di Panggung Inspirasi Festival Forum Kawasan Timur Indonesia.
Tidak berhenti sampai di situ, selepas Festival Forum Kawasan Timur Indonesia, Yayasan BaKTI aktif mempromosikan praktik cerdas dan gagasan-gagasan inspiratif dari Panggung Inspirasi melalui berbagai platform media dan pertemuan. Yayasan BaKTI juga mendorong replikasi Praktik Cerdas kepada stakeholders di tempat-tempat yang juga memiliki tantangan
pembangunan yang telah dijawab oleh masyarakat pelaku Praktik Cerdas.
Forum Kawasan Timur Indonesia memiliki dua sub-forum, yaitu Jaringan Peneliti Kawasan Timur Indonesia (JiKTI) dan Forum Kepala BAPPEDA se-Kawasan Timur Indonesia. Kedua forum ini secara reguler membahas gagasan-gagasan solutif atas tantangan yang dihadapi kawasan timur Indonesia dan mendorong kerja sama regional untuk dapat diajukan sebagai usulan dalam agenda pembangunan nasional.
Untuk diketahui, kegiatan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (FKTI) IX Kolaborasi, Inovasi, dan Pembangunan Berkelanjutan berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 26-27 Juli 2023 di Hotel Harper, Kota Kupang, NTT.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang