Mataram, NTTzoom.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat semangat kolaborasi dan kesiapan tim menghadapi tantangan penyelesaian proyek ketenagalistrikan pada Semester II 2026.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Fun Walk dan Knowledge Sharing yang diikuti sekitar 200 insan PLN UIP Nusra, terdiri dari jajaran manajemen, pegawai, dan Tenaga Alih Daya (TAD).
Kegiatan diawali dengan fun walk sejauh sekitar 3,9 kilometer yang melintasi Jalan Langko dan Jalan Majapahit. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program PLN Wellness sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan mempererat kekompakan antarpegawai.
Usai kegiatan olahraga bersama, General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan hasil Rapat Konsinyering Penyelesaian Proyek dan Kinerja Tahun 2026.
Manurung mengatakan, Nilai Kinerja Organisasi (NKO) PLN UIP Nusra pada Semester I 2026 mencapai 103,04 persen atau melampaui target perusahaan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan PLN UIP Nusra atas kerja keras dan kolaborasi yang telah menghasilkan capaian kinerja di atas target. Ke depan, fokus utama kami adalah menyelesaikan proyek-proyek strategis seperti PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Panaf-Naibonat, serta Gardu Induk Naibonat agar dapat beroperasi sesuai target dan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Nusa Tenggara,” ujar Manurung.
Ia mengatakan, PLN terus melakukan berbagai langkah percepatan, termasuk memperkuat koordinasi dengan kontraktor dan pemangku kepentingan untuk mendukung pencapaian target RUPTL 2025-2034.
Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menekankan pentingnya membangun karakter project people yang unggul dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Target kita bukan sekadar memenuhi KPI, tetapi menyelesaikan setiap tantangan dengan cara yang benar. Laksanakan pekerjaan secara aman, patuh, dan berkualitas. Bangun kolaborasi, komunikasi, koordinasi, kontrol, dan konfirmasi dalam setiap proses pekerjaan,” kata Suroso.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Knowledge Sharing yang menghadirkan motivator Rinjana Kurniawan. Sesi tersebut membahas pentingnya kerja sama tim, komunikasi efektif, dan budaya saling percaya dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, PLN UIP Nusra mendorong penguatan budaya kerja kolaboratif dan adaptif sebagai modal menghadapi Semester II 2026, sekaligus mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah Nusa Tenggara.(nz)
Dapatkan sekarang