KUPANG, NTTzoom.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena meresmikan Pabrik Kelor milik PT Beta Moringa Indonesia Selasa (9/9/2025).
Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zeth Sony Libing didampingi Chief Executive Officer (CEO) PT Beta Moringa Indonesia dr Andree Hartanto, Sp.OG,
Dalam peresmian itu juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara CEO PT Beta Moringa Indonesia dr. Andree Hartanto, Sp.OG dan Buyer Distributor Jepang, Ms. Yumiko yang disaksikan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi NTT, Bobby Lianto.
MoU itu terkait dengan kerja sama dan pemasaran produk lokal PT Beta Moringa Indonesia di Cafe dan Restoran Jepang dan wilayah lainnya.
Pabrik kelor PT Beta Moringa Indonesia itu beralamat di Jalan Bunga Lontar Nomor 012, RW.004, Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi NTT.
Adapun, PT Beta Moringa Indonesia sebagai pabrik pertama di Indonesia Timur itu akan fokus pada pengembangan potensi ekspor global dengan bahan dasar produk asli di Provinsi NTT termasuk pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Zeth Soni Libing mengatakan, NTT memiliki potensi lokal yang luar biasa dan bisa dikembangkan dengan baik seperti kelor atau Moringa.
Dia mengatakan, delapan tahun lalu kelor NTT baru mulai digelorakan okeh Gubernur NTT saat itu, Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai emas hijau dan terus berjalan hingga saat ini.
Sony menambahkan, sebelumnya kelor hanya digunakan sebagai bahan sayur dan itu pun sebagai alternatif terakhir setelah sayuran yang lain tidak ada.
"Saya inj orang Alor, di Alor itu kalau seorang ibu memasak sayur kelor itu berarti alternatif terakhir karena sayur lain tidak ada lagi," kata Sony.
Ia menambahkan, Gubernur NTT sangat mendukung kehadiran pabrik kelor di Kupang termasuk dalam menyerap tenaga kerja dan pengembangan pelaku UMKM. Menurutnya, NTT dibangun secara hilirisasi dengan melibatkan semua sektor.
CEO PT Beta Moringa Indonesia dr. Andree Hartanto, Sp.OG mengungkapkan membangun pabrik kelor mendapatkan tantangan yang luar biasa bahkan air mata namun didukung dengan semangat yang tinggi termasuk dukungan perbankan.
Ia mengatakan, pabrik ini dirintis dari nol dimulai dari garasi kendaraan, rumah kontrakan hingga gedung yang luas dan diresmikan hari ini.
Andree mengatakan, sebagai seorang dokter kandungan, ia paham betul kelor memiliki nilai gizi untuk kesehatan ibu hamil dan mencegah anak stunting dan gizi buruk.
Ia menambahkan, saat ini terdapat 200 karyawan yang siap bekerja siang malam jika ada pesanan yang banyak.
"Kami ada 200 karyawan dan peluang ciptakan lapangan kerja dan bisa menghasilkan karya itu sudah sampai di Qatar tehnya. Itu dari tangan-tangan mereka ini dan ketika ada pemesanan 3000-5000 itu mereka gak jisa tidur," ujar Andree sambil memperkenalkan para karyawannya.
Dia mengatakan, kelor sudah menjadi emas hijau dan produk unggulan di NTT sehingga perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik.
Andree menambahkan, hingga ini produk kelor dari PT Beta Moringa Indonesia dengan sajian dan kualitas terbaik sudah dikirim ke berbagai negara dan kota-kota di Indonesia.
"Kita sampai dengan hari ini dari PT Beta Moringa Indonesia sudah ekspor ke Qatar, Australia, USA, Canada, Singapore dan berbagai supermarket retail secara nasional di Indonesia," ujar Andree.
Ia berkomitmen akan terus menjaga mutu kelor sehingga semakin dipercaya baik pelanggan lokal maupun luar negeri.
"Hari ini kami teken MoU dengan Ms. Yumiko dia terbang langsung dari Tokyo - Jepang ke sini, artinya mereka sudah percaya dengan produk kami yang sudah beredar di beberapa negara tadi," kata dr Andree. (jr/nz*)
Dapatkan sekarang