Carlens
01 Sep 2021 18:07 WITA

Guru di TTU Aniaya Tokoh Adat

KUPANG, NTTZOOM-Marsel Suni, guru salah satu sekolah dasar (SD) di Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dilaporkan, karena menganiaya Petrus Bait Lake (73), tokoh adat Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara. 

"Korban (Petrus) sudah diperiksa oleh anggota," ungkap Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam, ketika diberitakan kompas.com, Kamis (26/8). 

Sujud menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum yang dikeluarkan pihak rumah sakit umum setempat. 

Kejadian itu bermula, ketika Petrus sedang berada di rumah duka sepupunya yang meninggal di Kensulat, Kelurahan Kefamenanu Utara. Saat itu, Petrus sedang duduk bersama warga lainnya di dalam tenda duka. 

Marsel yang datang dari arah belakang dan diduga mabuk minuman keras, langsung memukul wajah Petrus hingga jatuh tersungkur. 

Setelah Petrus terjatuh, Marsel lalu menginjak dengan kakinya di wajah Petrus yang saat itu sudah tak berdaya. Tak sampai di situ, Marsel lalu mencekik Petrus dan memutar tangan kanannya. Beruntung, beberapa kerabat Petrus datang dan melerai keduanya. 

Petrus lalu dibawa ke keluarganya dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres TTU. 

Akibat dianiaya, Petrus mengalami cedera di bagian kaki, leher dan kepala. "Memang sudah divisum tapi hasilnya belum ada sehingga kami masih menunggu," kata Sujud.

Informasi yang diperoleh, pelaku diketahui sering melancarkan aksinya kepada masyarakat lainnya. Korban berharap pihak kepolisian segera mengamankan pelaku karena mereka dalam leadaan terancam. (*/zt/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga