Kapolda Beberkan Jumlah Angka Kecelakaan Lalu Lintas  
Kapolda NTT Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A mengkalim jika angka kecelakaan lalulintas di NTT turun.
PP
15 Jul 2024 23:57 WITA

Kapolda Beberkan Jumlah Angka Kecelakaan Lalu Lintas  

Kupang, NTTzoom - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A mengkalim jika angka kecelakaan lalulintas (Lalin) di wilayah hukum (Wilkum) Polda NTT turun.

Dalam ppel gelar pasukan operasi patuh turangga, Senin, 15 Juli 2024 di markas Polda NTT, Tahi Monang mengurai sesuai aplikasi Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda NTT semester I tahun 2024 berjumlah 658 kejadian.

Hal ini, lanjut Tahi Monang, jika dibandingkan dengan semester satu tahun 2023, jumlah kejadian mengalami penurunan sebanyak 7 persen.

“Data jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT berdasarkan aplikasi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) Ditlantas Polda NTT, pada semester satu tahun 2024 berjumlah 658 kejadian. Dibandingkan dengan semester satu tahun 2023, mengalami penurunan sebanyak 7 persen," ujarnya.

Dia menyebut, angka kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 168 orang atau 18 persen.

Adapun untuk korban luka berat sebanyak 273 orang atau mengalami penurunan 10 persen dan korban luka ringan sebanyak 767 orang atau mengalami penurunan 5 persen.

Operasi patuh turangga 2024 ini, akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari. Terhitung mulai tanggal 15 hingga 28 Juli 2024.

Tujuannya agar masyarakat dapat memahami dan patuh terhadap aturan-aturan lalulintas yang berlangsung. Khususnya di Wilkum Polda NTT.

Selain itu, ujar Tahik Monang, operasi ini untuk dapat mengurangi fasilitas, mengurangi angka kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia, serta dapat menciptakan ketertiban berlalulintas.

“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, adalah salah satu cermin karakter bangsa. Ini perlu menjadi contoh yang baik di Wilkum Polda NTT,” imbuhnya.

Pada operasi ini kepolisian bekerja sama  Dinas Perhubungan. Petugas lalu lintas akan memberikan teguran, penindakan, juga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan dampak pelanggaran lalu lintas.

“Operasi selama 14 hari ini diupayakan semaksimal mungkin, agar seluruh stakeholder lalu lintas menjadi petugas yang akan menjadi contoh kepada masyarakat,” timpalnya.

Operasi ini, sebut Tahi Monang, petugas lalu lintas dan Dinas ]erhubungan (Dishub) akan melakukan teguran simpatik yang membangun dan jikalau sudah dilakukan teguran akan dilakukan penindakan yang tegas dan terukur serta dengan petunjuk yang sifatnya edukatif kepada masyarakat.

Sasaran operasi patuh turangga 2024 ini untuk semua pengguna moda transportasi  agar masyarakat dapat mematuhi aturan-aturan lalulintas sehingga tidak menimbulkan kecelakaan. (jem/dev/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai