MAUMERE, NTTZOOM-Menyambut HUT ke-76 RI, Diving Community melakukan upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawa laut, tepatnya di Pantai Kajuwulu Kecamatan Magepanda, Kabupaten Silka. Hal ini disampaikan ketua Diaving Community Susantri Florence Madona, Minggu (8/7) di Maumere.
Susantri yang akrab dipanggil Susan ini menjelaskan, upacara pengibaran bendera itu melibatkan sejumlah komponen, di antaranya Lanal Maumere, Kodim 1603 Sikka, Polairut Maumere, perwakilan angkatan udara dan Brimob Pelopor B Maumere.
Susan jelaskan, sebagai ketua diver, telah bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut tepatnya di Tanjung Kajuwulu (13/7) mendatang. Kegiatan ini dilakukan karena rasa kecintaannya dan rasa nasonalisme kepada bangsa dan tanah air Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, lanjut Susan diawali dengan penyerahan bendera Mereh Putih sepanjang 10 meter dari atas puncak tanjung Kajuwulu, oleh seorang ibu kepada putrinya, dan berpesan untuk terus berjuang demi bangsa dan negara.
Oleh putri ini lanjut Susan, bendera tersebut kemudian diserahkan kepada 10 pemuda dengan satu pesan untuk terus berjuang.
"Kami sudah melakukan skenario pembuatan foto dan Vidio dalam rangka HUT ke -76 RI yang akan dilaksanakan di Tanjung Kajuwulu Kecamatan Magepanda (13/7) yang akan datang. Kegiatan berawal dari bukit hingga spotnya di laut untuk dilakukan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut," jelas Susan.
Kegiatan gladi resik, kata Susan lebih fokus pada pembuatan video dan foto dalam. Karena PPKM maka acara tersebut tetap dilakukan secara sederhana dengan hanya melibatkan komunitas diver.
Dari 10 pemuda yang membawa bendera tersebut kemudian diserahkan kepada Danlanal Maumere dan Kadis Pariwisata. Dari kedua pejabat ini kemudian diserahkan lagi kepada Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan kemudian bupati menyerahkan kepada tim pengibaran bendera di bawah laut.
"Urutan kegiatannya, berawal dari seorang ibu menyerahkan bendera kepada putrinya, dilanjutkan dengan penyerahan kepada 10 pemuda, kemudian 10 pemuda menyerahkan lagi kepada Danlanal dan Kadis pariwisata selanjutnya diserahkan kepada bupati dan bupati menyerahkan kepada tim pengibaran bendera di bawah laut," urai Susan.
Sementara ketua tim koordinator snorkling Elisabet Maksensia pada kesempatan yang sama menjelaskan, tugas tim snorkling, yakni melakukan pengamanan terhadap bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Danlanal dan sejumlah pejabat lainnya yang akan menyaksikan secara langsung pengibaran bendera dari atas laut.
"Dalam kegiatan ini kami dari snorkling bertugas untuk melakukan pengamanan terhadap pejabat," jelas Elisabet.
Hal senada juga disampaikan juru bicara (Jubir) kegiatan tersebut Yupiter Bulo. Menurut Yupiter, karena pandemi Covid-19 kegiatan dilakukan secara terbatas dengan tetap mengikuti standar prokes. Walau di tengah PPKM kegiatan tetap dilakukan karena rasa simpatik dan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap negara, bangsa dan tanah air.
"Kegiatan ini dilakukan karena ada rasa simpatik, dan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara, dengan tetap mengikuti prokes agar mengurangi penyebaran Covid-19 di Sikka," jelas Yupiter.(rel/cd3/nz)
Dapatkan sekarang