KUPANG, Nttzoom-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang sedang berkoordinasi dengan pihak PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) serta berjenjang dengan KPU Provinsi NTT dan Polres Kupang untuk mengantisipasi musim hujan, saat distribusi logistik Pemilu 2024. Termasuk, menjaga agar kotak suara tidak mengalami kerusakan pada saat banjir.
Mitigasi musim hujan perlu diperhatikan untuk menghadapi Pemilu 2024. Sebab, saat ini sudah memasuki tahapan kampanye, sekaligus masa distribusi logistik. Pemungutan suara juga akan dilakukan Februari 2024, yang diprediksi menjadi puncak musim hujan.
"Untuk logistik seperti surat surat suara sudah kita distribusi. Tapi formulir-formulir yang lain belum. Nah, saat ini kita sedang koordinasi dengan pihak ASDP dan Polres Kupang untuk berkoordinasi dengan Polda NTT untuk mengantisipasi distribusi logistik pada saat musim hujan ini," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Kabupaten Kupang, Johanis Tunbonat kepada nttzoom.com di Hotel Neo Aston Kupang, Jumat (15/12).
Hal ini bertujuan, apabila dalam keadaan darurat yang tidak dapat melaksanakan distribusi logistik Pemilu melalui jalur darat, maka akan dilakukan melalui jalur laut maupun udara.
Dirinya menegaskan, KPU Kabupaten Kupang terus memitigasi dan memetakan daerah rawan bencana alam seperti di wilayah Amfoang.
Johanis menyebutkan, salah satu daerah yang setiap musim hujan mengalami bencana banjir, yakni Kecamatan Amfoang. Sehingga pada saat distribusi logistik yang berkaitan dengan Pemilu 2024, perlu adanya antisipasi dari pihak-pihak terkait dalam mengawal kotak suara.
"Katakanlah, waktunya tiba hari H, tiba-tiba hujan dan banjir, ini yang perlu diantisipasi. Seperti di wilayah Amfoang. Ini kita antisipasi logistik ke wilayah Amfoang," sebutnya.
Dengan harapan, kata Johanis, semuanya harus melalui jalur darat. Namun dalam keadaan darurat yang tidak bisa dipaksakan, maka dua jalur yang harus diambil yakni jalur laut dan udara.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang