Kunjung Pengungsi, Kapolda NTT Bercengkrama Dengan Anak-anak
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama tim trauma healing Polda NTT, bermain bersama anak-anak korban erupsi Gunung Lewotobi di lokasi pengungsian.
Redaksi
26 Jun 2025 13:01 WITA

Kunjung Pengungsi, Kapolda NTT Bercengkrama Dengan Anak-anak

‎Flores Timur, nttzoom.com. Sebagai bentuk kepedulian kepada para pengungsi Gunung Lewotobi, Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, turun langsung ke lokasi pengungsian di Flores Timur - Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (25/06/2025). 

‎Kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan trauma healing, yang dilakukan oleh Tim Trauma Healing Polda NTT, yang bertujuan menjaga kondisi psikologi anak-anak, pasca erupsi dahsyat Gunung Lewotobi beberapa waktu lalu. 

‎Anak-anak dengan senyum ceria dan penuh semangat, begitu antusias menyambut kedatangan Kapolda NTT dan Wakapolda NTT bersama pejabat utama Polda NTT. 

‎Satu persatu, anak-anak disapa langsung oleh rombongan yang dipimpin Kapolda NTT itu.

‎Irjen Rudi pun membagikan bingkisan berisi makanan ringan, mainan edukatif, dan perlengkapan sekolah. Tak hanya itu, Irjen Rudi juga turut bergabung dalam kegiatan hiburan yang dirancang khusus untuk mengembalikan senyum dan semangat anak-anak korban bencana.

‎Kegiatan ini berlangsung meriah dengan sejumlah permainan interaktif, menyanyi bersama, serta edukasi ringan yang dikemas secara menyenangkan oleh tim trauma healing Polda NTT.

‎Menurut Irjen Rudi, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang terdampak bencana.

‎Selain itu, sebagai wujud nyata empati dan pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di tengah situasi darurat.

‎“Kehadiran kami di sini bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral dan semangat bagi anak-anak, yang tengah berjuang menghadapi kondisi sulit akibat erupsi Gunung Lewotobi. Anak-anak adalah harapan masa depan, mereka harus terus tersenyum dan merasa aman. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi sangat penting untuk membantu proses pemulihan psikologis mereka,” ujar Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra. 

‎Menurutnya, program trauma healing ini akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat, dengan melibatkan tim psikolog Polri dan tenaga relawan untuk memberikan pendampingan secara berkala.

‎Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir, membantu, dan melindungi seluruh warga yang terdampak bencana, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (es/nz*) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai