Carlens
04 Sep 2021 22:16 WITA

Nahdlatul Ulama Milik Bersama

KUPANG, NTTZOOM-Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Ketua DPRD Prov. NTT Emelia Nomleni menghadiri acara pembukaan Konferensi Wilayah kesepuluh Nahdlatul Ulama (NU) Prov. NTT di Asrama Haji Kupang, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (3/9).

Bagi Viktor, Nahdlatul Ulama bukan saja sebuah organisasi keagamaan, tetapi merupakan organisasi kebangsaan, yang patut dimiliki seluruh anak bangsa. NU bukan hanya milik kelompok tetapi merupakan milik bangsa, karena orang-orang di dalam NU mempunyai satu kesamaan, yaitu berpikir untuk bangsa.

"Salah satu buktinya adalah saat ini saudara-saudara kita yang beragama Khonghucu hari ini bisa merayakan hari raya Imlek adalah berkat salah satu petinggi NU, yaitu alm. K. H. Abdurahman Wahid," kata Viktor.

Dia katakan, kehadirannya pada acara itu bukan hanya suatu kewajiban sebagai seorang gubernur, tetapi kehadiran dia untuk menunjukan rasa terima kasih kepada para ulama yang telah menjadi fondasi pendiri dari seluruh nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, organisasi NU tidak boleh hanya dijaga oleh saudara-saudara yang beragama Islam tetapi oleh semua karena orgnisasi itu milik bersama. 

Acara pembukaan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Prov.NTT itu dirangkai dengan penyerahan hibah tanah dari Pemerintah Provinsi NTT Kepada Pengurus Besar NU Prov. NTT.

Lebih lanjut Gubernur VBL mengaku ingin agar semua di dalam provinsi ini berhenti melihat kemiskinan sebagai salah satu yang telah memenjarakan dari cara berpikir, cara bertindak dan cara berkata. Semua harus terlahir bebas untuk melihat masa depan.

"Karena jika kita hanya melihat semata-mata dari sisi kemiskinan provinsi ini maka kita tidak akan keluar dari kemiskinan ini. Tetapi kita harus menjadi orang-orang besar dengan cara berpikir yang besar agar kita bisa keluar dari kemiskinan," sebut Viktor.

Perubahan tidak memerlukan banyak orang yang terlibat karena sebanyak apapun orang yang terlibat tetapi tidak dilakukan dengan “militan” maka akan sia-sia upaya perubahan tersebut. Akan tetapi jika dilakukan dengan “militansi”, dengan pengetahuan dan keyakinan, dia  yakin perubahan itu akan terlihat.

"Oleh karena itu saya terus mendorong agar kita tidak hidup hanya untuk menerima nasib kita akan tetapi kita harus menentukan nasib kita harus punya keyakinan bahwa provinsi ini mempunyai masa depan yang luar biasa.

Acara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong oleh Gubernur NTT sebagai tanda dibukanya Konferensi Wilayah kesepuluh Nahdlatul Ulama Prov. NTT.(*/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai