Niat Melerai Keributan, Seorang Mahasiswa di Kupang Malah Dikeroyok
Delapan orang terduga pelaku pengeroyokan saat diamankan di Polsek Kota Raja, Minggu (06/07/2025).
Redaksi
07 Jul 2025 19:52 WITA

Niat Melerai Keributan, Seorang Mahasiswa di Kupang Malah Dikeroyok

KUPANG, NTTzoom.com - Nasib naas menimpa seorang mahasiswa berinisial DD, saat menghadiri pesta wisuda di gedung Taman Budaya di Keluruhan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (05/07/2025) malam. 

‎Saat berada di lokasi pesta, DD melihat sekelompok pemuda terlibat perkelahian. DD pun berinisiatif untuk melerai perkelahian tersebut. 

‎Bukannya berpisah, sekelompok pemuda itu berbalik mengeroyok DD. Akibatnya korban mengalami luka robek di atas mata kiri tepat di bawah alis sebelah kiri. 

‎"Korban statusnya mahasiswa. Dugaan pengeroyokan itu terjadi pada minggu dini hari sekitar pukul 04.30 Wita, saat acara wisuda berlangsung," ungkap Kapolresta Kupang Kombes Aldinan Manurung, kepada nttzoom.com, Senin (07/07/2025). 

‎Korban pun melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Polsek Kota Raja. Usai menerima laporan, polisi bergerak cepat dan menangkap dua terduga pelaku, yakni BGJ dan VA. Dari interogasi, polisi mendapat informasi keberadaan pelaku lain. 

‎Tak menunggu lama, Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Kupang Kota dan personel Polsek Kota Raja, dipimpin oleh Kasat Reskrim Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K, dan Kapolsek Kota Raja AKP Leyfrids D. Mada, langsung bergerak dan berhasil menangkap para pelaku di dua tempat berbeda. 

‎Enam orang terduga pelaku yakni AN, FJW, DAAS, AYJ, AABD dan FJ ditangkap di Jalan Sanjuan 4, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, sedangkan pelaku berinisial WR ditangkap di Gang Ukitau, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. 

‎"Usai dikeroyok, korban langsung melapor ke kita (polisi), kita lakukan penyelidikan. Lalu anggota jatanras berhasil menangkap delapann terduga pelaku ini pada Minggu siang," ungkap Aldinan. 

‎Berdasarkan pemeriksaan, para terduga pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi kriminalitas ini. Mereka melakukan aksinya dalam keadaan pengaruh minuman keras (miras). 

‎"Untuk sementara masih ada satu terduga pelaku yang belum berhasil ditangkap yaitu berinisial AS. AS buron dan polisi terus melakukan pengejaran," pungkasnya.

‎Hingga saat ini kedelapan terduga pelaku masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Kota Raja untuk proses lebih lanjut sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (es/nz) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai