KUPANG, NTTZOOM-Sejak Partai Hanura berdiri, baru pertama kali bumi Flobamorata dikunjungi Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), Sabtu (10/6).
OSO tiba di Bandara El Tari Kupang dijemput langsung Ketua DPD Hanura NTT, Drs. Refafi Gah, Sekretaris DPD Partai Hanura NTT, Elias Koa, S.I.P dan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi serta kader partai Hanura dan simpatisan Hanura NTT.
Dari Bandara El Tari Kupang, OSO bersama rombongan menuju ke Hotel Harper, Kota Kupang, Provinsi NTT. Sesampai di Hotel Herper, OSO disambut berbagai tarian serta lagu-lagu daerah NTT.
OSO kalungi kain adat daerah Provinsi NTT yang terdiri dari berbagai motif sesuai suku masing-masing di NTT. Terdapat 22 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota Partai Hanura di Provinsi NTT yang mengalungi OSO dengan balutan kain adat yang berbeda. Salah satunya, OSO dikalungi kain adat daerah Sumba Timur oleh Ketua DPC Sumba Timur, Yadar Pilangira.
OSO merasa kagum dengan seluruh Kader Partai Hanura Provinsi NTT di bawah pimpinan Ketua DPD Partai Hanura NTT, Drs. Refafi Gah. Mengapa tidak, OSO menyebut Provinsi NTT memiliki toleransi yang luar biasa.
OSO menilai NTT memiliki toleransi yang kuat dan luar biasa. Sama dengan pada tahun 1945 silam, para pejuang yang berjuang untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia, tidak pernah mengecek atau bertanya tentang dari mana suku, agama dan RAS.
"NTT ini memang luar biasa dengan toleransi. Sama juga dengan pada tahun 1945, bangsa Indonesia yang ingin merdeka itu, para pejuang tidak pernah mengatakan, hei, apa agamamu, apa sukumu, dari mana daerahmu. Tapi mereka bersama-sama berjuang demi bangsa ini," ungkap OSO saat memberi sambutan serta membuka Rakerda Partai Hanura NTT di Hotel Harper Kupang, NTT, Sabtu (10/6).
OSO juga mengapresiasi Presiden Joko Widodo dalam memimpin bangsa Indonesia hingga saat ini. Pasalnya, Presiden Joko Widodo mampu melaksanakan kegiatan besar di Labuan Bajo, yaitu Asean Summit. Dia menilai bahwa kinerja Joko Widodo saat ini sangat luar biasa dampak positifnya. Seperti, kata OSO, di bidang infrastruktur.
"Presiden Joko Widodo itu terbaik. beliau melakukan berbagai kegiatan besar di NTT. Ada juga infrastruktur. Tapi, pastinya masih ada yang kurang. Namun, itu semua akan dibenahi lagi," sebut OSO.
Di depan Ketua DPD Hanura NTT, Drs.Refafi Gah dan Wagub Nae Soi, ia meminta agar terus menumbuhkan rasa persaudaraan yang ada di Bumi Flobamorata sesuai sebutan Nusa Terindah Toleransi itu. Ia meyakini, dengan apa yang dilihat secara langsung, terbilang Provinsi NTT jauh berbeda dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. "Daerah ini (NTT) sangat beda sekali dengan daerah-daerah lain. Saya sangat kagum dan jatuh cinta dengan NTT. Teman-teman saya dulu itu, banyak yang dari NTT," akunya.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang