Nagekeo, NTTZOOM.COM – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian tiga orang warga yang masih hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Kamis (11/9/2025).
Memasuki hari ketiga, upaya pencarian difokuskan dengan penyisiran darat serta pemanfaatan teknologi drone thermal untuk menjangkau area terdampak yang sulit diakses.
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan pencarian diawali dengan briefing pagi guna memastikan kesiapan personel dan peralatan. Tim kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“SRU I menyisir sepanjang aliran Kali Desa Sawu hingga muara dengan luas area sekitar 5,33 kilometer, sementara SRU II mengoperasikan drone thermal dengan cakupan area 4,26 kilometer,” ungkap Fathur, Kamis (11/9).
Selain drone, Tim SAR juga mengerahkan tiga unit ekskavator untuk mempercepat proses evakuasi dengan menggali material banjir yang menimbun lokasi terdampak.
“Penggunaan drone thermal sangat membantu tim dalam menjangkau area sulit akibat kerusakan parah pascabanjir. Kondisi lapangan penuh material kayu, lumpur, dan bebatuan besar yang menyulitkan pencarian secara manual,” tambahnya.
Fathur menegaskan, meski medan berat menghadang, Tim SAR Gabungan tetap berkomitmen melanjutkan operasi hingga seluruh korban ditemukan.
Banjir bandang melanda Kecamatan Mauponggo pada Senin (8/9/2025), menyebabkan kerusakan parah dan menelan korban jiwa. Dari empat warga yang dinyatakan hilang, satu korban balita berusia 13 bulan ditemukan tewas setah terseret banjir sejauh dua kilometer dari rumahnya, sementara tiga korban lainnya terus dalam pencarian intensif. (es)
Dapatkan sekarang