Kupang, NTTzoom.com — Dalam sidang pembacaan nota pembelaan (pledoi) perkara tindak pidana korupsi proyek rehabilitasi dan renovasi prasarana sekolah tahun anggaran 2021, kuasa hukum terdakwa Hironimus Sonbay alias Roni kembali mengungkap dugaan aliran uang ke oknum jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri Tipikor Kupang.
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Nyoman Agus Hermawan, dengan anggota hakim Raden Haris Prasetyo dan Bibik Nurudduja. Agenda sidang adalah pembacaan pledoi oleh pengacara terdakwa, Fransisco Bessie.
Dalam pledoinya, Fransisco memaparkan sejumlah bukti dan keterangan yang dia sebut relevan untuk membantah dakwaan jaksa penuntut umum. Salah satu poin penting yang diangkat adalah dugaan adanya aliran uang dari terdakwa kepada dua oknum jaksa.
Fransisco menyebut bahwa oknum jaksa berinisial RSA diduga menerima sekitar Rp 140 juta, sementara oknum jaksa berinisial NB diduga menerima sekitar Rp 150 juta. Secara keseluruhan, total dugaan aliran uang yang disebutkan dalam pledoi mencapai kurang lebih Rp 825 juta, termasuk sejumlah uang yang diserahkan terdakwa kepada pejabat pembuat komitmen proyek.
“Ini bukan sekadar nominal uang. Ini fakta yang kami nilai harus dipertimbangkan oleh majelis hakim dalam putusan nanti,” kata Fransisco di hadapan majelis hakim, tanpa menyebut secara rinci bagaimana aliran uang itu didistribusikan setelah diterima oknum.
Fransisco juga mengungkap pengakuan kliennya, bahwa dirinya sempat diminta sejumlah uang oleh oknum jaksa sebagai bentuk “biaya” agar perkara tidak dinaikkan statusnya menjadi tersangka. Ia menyatakan terdakwa sampai merasa seperti “mesin uang” (ATM) karena diminta terus memberikan uang, bahkan sampai asetnya dijual untuk memenuhi permintaan tersebut.
Jaksa penuntut umum dalam sidang sebelumnya menjerat Roni dan dua rekan lainnya dengan dakwaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara puluhan miliar rupiah. Roni sendiri membantah tuduhan tersebut dan menggunakan pledoinya untuk memaparkan sejumlah hal yang ia nilai belum dipertimbangkan secara adil. (es)
Dapatkan sekarang