‎PLN Siapkan Jalur Air Sepanjang 7,5 KM untuk Warga Mataloko
Foto bersama usai penyerahan bantuan sarana air bersih dari PLN UIP Nusra kepada masyarakat Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Rabu (2/9/2026).
Redaksi
05 Sep 2026 18:20 WITA

‎PLN Siapkan Jalur Air Sepanjang 7,5 KM untuk Warga Mataloko

Mataram, NTTzoom.com – Kebutuhan air bersih menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

‎Melalui program tersebut, PLN UIP Nusra mulai menyalurkan bantuan sarana air bersih bagi masyarakat. Pada tahap awal, sebanyak 1,2 kilometer pipa HDPE disalurkan sebagai bagian dari rencana pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 7,5 kilometer yang akan diberikan dan disambungkan secara bertahap.

‎Selain jaringan perpipaan, PLN juga merencanakan pembangunan tiga bak penampungan air untuk mendukung sistem distribusi sekaligus membantu menjaga ketersediaan dan debit air bagi masyarakat.

‎Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kebutuhan dan permohonan masyarakat di sekitar PLTP Mataloko. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta kebutuhan jaringan air di masing-masing wilayah.

‎Salah seorang warga Desa Tiwotoda, Yohanes Kaju, mengatakan sarana air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum terjangkau jaringan air akibat kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh.

‎“Selama ini kami, masyarakat Tiwotoda, memang sangat membutuhkan sarana air bersih. Bantuan dari PLN UIP Nusra ini sangat membantu,” ujar Yohanes.

‎Kepala Teknik Panas Bumi WKP Mataloko, Adrys Silaban, menjelaskan bahwa penyaluran pipa sepanjang 1,2 kilometer merupakan tahap awal dari rencana pengembangan jaringan air bersih yang akan dilakukan secara bertahap.

‎“Pada tahap awal ini kami menyalurkan 1,2 kilometer pipa HDPE. Secara keseluruhan direncanakan jaringan sepanjang 7,5 kilometer yang akan diberikan dan disambungkan secara bertahap, serta pembangunan tiga bak penampungan untuk mendukung distribusi dan menjaga ketersediaan air bagi masyarakat,” kata Adrys.

‎Menurut Adrys, pembangunan jaringan akan terus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan agar sarana yang diberikan dapat berfungsi secara optimal.

‎Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu perhatian PLN dalam menjalankan program TJSL, khususnya di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

‎“Melalui program TJSL, PLN berupaya memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja kami. Dukungan terhadap sarana air bersih ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya sekaligus memperkuat kolaborasi antara PLN dengan masyarakat sekitar,” ujar Manurung.

‎Ia menambahkan, PLN akan terus mendorong berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

‎“Kami berharap sarana yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

‎Pengembangan jaringan perpipaan dan sarana penampungan air tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di sekitar kawasan PLTP Mataloko.

‎Bagi PLN UIP Nusra, dukungan terhadap penyediaan air bersih menjadi bagian dari upaya memastikan kehadiran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan turut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah sekitar proyek. (nz) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai