‎PLN UIP Nusra Lampaui Target Kinerja Semester I 2026
GM PLN UIP Nusra, RDW. Manurung (tengah) bersama SRM Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, Bruly Victor Tarigan (kiri), dan SRM Perencanaan, Sugeng Santoso (kanan) dalam rapat konsinyering penyelesaian proyek dan kinerja 2026 PT PLN (Persero) UIP Nusra, Kamis, 16 Juli 2026.
‎PLN UIP Nusra Lampaui Target Kinerja Semester I 2026
Suasana rapat konsinyering penyelesaian proyek dan kinerja 2026 PT PLN (Persero) UIP Nusra, Kamis, 16 Juli 2026.
Redaksi
21 Jul 2026 09:15 WITA

‎PLN UIP Nusra Lampaui Target Kinerja Semester I 2026

Mataram, NTTzoom.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mencatat kinerja positif pada Semester I 2026 dengan Nilai Kinerja Organisasi (NKO) mencapai 103,04 persen atau melampaui target perusahaan.

‎Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Konsinyering Penyelesaian Proyek dan Kinerja Tahun 2026 bertema “Strengthening Teamwork for the Successful Implementation of RUPTL 2025-2034, the Energy Transition Agenda, and the 100 GW Solar Program” di Mataram, Kamis (16/7).

‎General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan capaian kinerja tersebut didukung realisasi penambahan kapasitas pembangkit, transmisi, gardu induk, serta pelaksanaan kontraktual yang seluruhnya melampaui 100 persen.

‎“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras sehingga NKO kita mampu melampaui target. Memasuki semester kedua, tantangan tentu akan semakin besar. Namun saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, seluruh target dapat kita tuntaskan dengan baik,” ujar Manurung.

‎Memasuki Semester II 2026, PLN UIP Nusra memfokuskan penyelesaian sejumlah proyek strategis, di antaranya PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Kupang Peaker-Naibonat, serta Gardu Induk 150 kV Naibonat IBT.

‎Senior Manager Perencanaan PLN UIP Nusra, Sugeng Santoso, menjelaskan progres pembangunan PLTU Lombok FTP-2 Sambelia berkapasitas 2x50 MW telah mencapai 90,41 persen dan memasuki tahap persiapan sinkronisasi Unit 1 dengan target COD pada Oktober 2026.

‎Sementara itu, pembangunan SUTT 150 kV Kupang Peaker-Naibonat sepanjang 50 kilometer sirkuit telah mencapai 65,47 persen. Adapun pembangunan GI 150 kV Naibonat IBT berkapasitas 60 MVA mencapai 77,87 persen. Kedua proyek tersebut ditargetkan beroperasi pada Desember 2026.

‎Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widya Anggoro Putro, mengapresiasi capaian PLN UIP Nusra sekaligus menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek.

‎“Jumlah proyek yang harus diselesaikan akan terus meningkat. Karena itu, diperlukan pengambilan keputusan yang cepat, percepatan perizinan, serta komunikasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap proyek dapat berjalan sesuai target,” ujar Widya.

‎Pada 2026, PLN UIP Nusra mengelola 23 proyek ketenagalistrikan. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat seiring implementasi RUPTL 2025-2034, agenda transisi energi, dan Program 100 GW Solar.

‎Rapat konsinyering tersebut juga menjadi forum evaluasi dan penyelarasan strategi untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek ketenagalistrikan. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama serta pemberian penghargaan kepada unit-unit dengan kinerja terbaik. (nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai