Sejumlah Tokoh Asal TTU Datangi Gubernur NTT
Para tokoh asal TTU bertemu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Carlens
03 Aug 2022 10:51 WITA

Sejumlah Tokoh Asal TTU Datangi Gubernur NTT

Viktor Laiskodat: Harus Jadi Motor Penggerak Kemajuan Masyarakat Pulau Timo

KUPANG, NTTZOOM-Gubernur  NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima kunjungan sejumlah tokoh asal Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (2/8). 

Mereka adalah Ketua Umum Pengurus Paguyuban TTU Kota Kupang Mikael Feka, SH, M.HUM Penasehat I, Prof. Dr. Yohanes Usfunan, Penasehat II Eli Wairata, Pembina Edmundus Kolo, Wakil Ketua II Iptu Elpy Feka, Wakil Ketua III, Iptu Rudy Zoik, Wakil Ketua IV Emanuel Richardo, SP, dan Ino Naitio selaku Sekretaris. 

"Orang TTU yang ada di Kota Kupang harus menunjukkan semangat dalam bekerja keras, dan bekerja itu harus dengan cara-cara yang luar biasa out of the box. Kerja yang dihasilkan juga harus benar-benar berdampak untuk kemajuan masyarakat TTU, dan masyarakat Pulau Timor pada umumnya. Paguyuban ini harus dilantik langsung di TTU, dengan maksud agar masyarakat dan Pemerintah Kabupaten TTU mengenal paguyuban ini, dan siap untuk bekerja keras bersama pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program kerja pemerintah dan semua komponen masyarakat,” tegas Gubernur VBL penuh semangat. 

Orang Nomor Satu NTT ini memberi motivasi kepada setiap pengurus dan penasehat Paguyuban TTU Kota Kupang, yang akan deklarasi dan dilantik pada 9 Agustus 2022 mendatang, untuk bisa mendesain berbagai program inovatif yang bermanfaat besar yang menunjang kemitraan dengan seluruh jajaran Pemkab TTU.  

"Program kerja dari paguyuban ini harus berbeda dan harus punya terobosan cepat dan tepat dalam ikut membangun masyarakat dan daerah di Timor ini, lebih khusus bagi kemajuan yang signifikan untuk masyarakat TTU. Programnya harus terlihat di luar kebiasaan, bukan biasa-biasa saja. Orang-orang yang ada dalam paguyuban ini harus mampu merubah Tanah Timor, Orang Timor harus benar-benar bangkit dan harus menunjukkan perubahan yang cepat. Perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri, dari internal pengurus paguyuban dengan semangat kerja gotong-royong dan mampu memberi perubahan berarti untuk seluruh pelosok Tanah Timor ini,” ungkap Politikus Partai Nasdem itu. 

Putera Semau ini juga mengatakan, paguyuban Masyarakat TTU Kota Kupang  harus menjadi inisiator perubahan cepat di seluruh daratan Pulau Timor. Organisasi ini bukan sekadar hadir dalam masyarakat atas nama paguyuban, tapi harus mampu menjadi penggerak pemacu seluruh masyarakat Timor yang masih hidup dalam kemalasan untuk bisa keluar dari zona nyaman.   

“Untuk itu, saya mau saudara-saudara semua harus dilantik di tengah-tengah masyarakat di pedalaman Kabupaten TTU, saya tidak mau dilantik di hotel atau restoran mewah. Kenapa begitu? Agar personil yang ada dalam paguyuban ini bisa mendapat inspirasi, spirit bekerja dan memiliki dedikasi dalam pengabdian yang tulus, dengan bekerja sungguh-sungguh penuh cinta kasih kepada daerah asal di Pulau Timor ini. Perlu diingat bahwa, kalian harus bekerja juga dengan penuh cinta. Sumber dari segala keutamaan adalah cinta kasih. Karena cinta kasih merupakan penggerak tindakan manusia. Paguyuban ini harus memiliki kecintaan untuk masyarakat, khususnya masyarakat TTU, sehingga dapat membangun rakyat dan daerah dengan penuh cinta. Saya lebih tertarik pengurus pagayuban ini dilantik di tempat terbuka, seperti di kebun atau di ladang, sehingga kita bisa menunjukkan komitmen dalam pelayanan dan pengabdian bahwa pemimpin dan masyarakat harus bisa berjalan dan bekerja bersama,” ungkap Gubernur Viktor yang didampingi Asisten I Sekda Provinsi NTT Bidang Pemerintahan dan Kesra, Bernadetha Usboko.
 
Sementara Ketua Umum Pengurus Paguyuban TTU  Kota Kupang, Mikael Feka, mengatakan, kehadiran seluruh jajaran pengurus yang akan dideklarasikan dan dilantik, dengan maksud untuk mengundang Gubernur VBL untuk melantik Pengurus Paguyuban TTU Kota Kupang, yang rencananya dilaksanakan pada 9 Agustus 2022 mendatang.  

"Kami mohon Bapak Gubernur bisa hadir dan melantik pengurus ini, yang kami awalnya kami akan laksanakan di Suba Suka, kami mengikuti saran dari Bapak Gubernur kami laksanakan di wilayah Kudaulun, Pertengahan antara Desa Naku dan Desa Lokomean, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami, jika Bapak Gubernur bisa melantik langsung dan memberi motivasi kepada seluruh jajaran pengurus paguyuban ini,” ungkap Mikael Feka yang juga Dosen Fakultas Hukum Unwira Kupang ini. 

Putera TTU kelahiran Eban ini juga menyampaikan bahwa paguyuban TTU Kota Kupang siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten TTU, untuk menjalankan berbagai program kerja yang telah ditetapkan.  

"Kami semua sepaguyuban juga telah menyiapkan lahan sekira 100 hekatare untuk ditanam dengan bahan pangan mendukung program Pemprov. NTT, yaitu TJPS dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Timor, khususnya di Kabupaten TTU,” pungkas Feka menutup pertemuan tersebut. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati TTU Dua Periode 2010-2015 dan 2015 2020, Raymundus Sau Fernandes.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai