Siswa ESCS Kupang Diterima Kuliah di Amerika
Ketua Dawan Pembina ASCS, Bobby Lianto menyerahkan sertifikat kelulusan kepada Valencio Galen Cristanto dalam acara graduation di gedung ESCS Kupang, Jumat (8/4)
Carlens
08 Apr 2022 22:35 WITA

Siswa ESCS Kupang Diterima Kuliah di Amerika

* Lulus SMA di Usia 15 Dengan Nilai Sempurna 

KUPANG, NTTZOOM-Anak-anak asal Provinsi NTT tidak kalah saing. Bukan hanya di dalam negeri, bahkan di luar negeri. Valencio Galen Cristanto, salah satu siswa Excellent Spirit Christian School (ESCS) asal Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelesaikan studi tingkat menengah di usia yang sangat muda, yakni 15 tahun.  

Tidak hanya itu. Valencio dinyatakan lulus dengan waktu tercepat, yakni hanya dua tahun dari waktu maksimal 5 tahun untuk tingkat pendidikan setara SMA.  

Valencio terbilang genius karena sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah berbasis Kristen itu menggunakan kurikulum Amerika Serikat (USA). 

Anak dari pasangan suami istri Hendri Cristanto Soedjoko dan Elsya Angelis itu mulai meniti studi di ESCS Kupang lima tahun silam di tingkat Sekolah Dasar (SD) kelas lima.  

Valencio yang lahir di Jember 3 Agustus 2006 itu lulus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4,00. Prestasinya itu langsung mendapat perhatian dari Western Michigan University Amerika Serikat.  

Universitas yang masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di dunia itu telah menerima Valencio dan siap melanjutkan studinya.  

Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ESCS Sandi Neolaka menjelaskan, di sekolah tersebut, siswa bisa menyelesaikan studinya kapan saja jika materi atau grade yang ditentukan sudah selesai.  

Dikatakan, Valencio merupakan siswa angkatan pertama dan berhasik tamat dengan IPK sempurna. Dijelaskan dalam menjalani proses belajar mengajar, Valencio dikenal sebagai anak yang gigih dalam belajar.  

"Anak-anak belajar sesuai standar atau targetnya sendiri. Sedangkan Valencio setiap belajar itu selalu lebih dari target. Anaknya cerdas dan cepat tangkap pelajaran yang diberikan," sebutnya.  

Ditambahkan, program belajar di ESCS paling lama itu lima tahun dan siswa pertamanya berhasil menyelesaikan dalam jangka waktu dua tahun saja. "Kami memang tidak meragukan lagi. Pergaulannya dengan teman-temannya sangat baik. Kita ajarkan anak bertumbuh sesuai karakter Tuhan dan Valencio ini adalah anak yang setia dan menjalankan karakter tersebut dalam kehidupannya. Setiap pembicaraan saja ia selalu menguti ayat-ayat Alkitab dan selalu menerapkan dalam kesehariannya," cerita Sandi.  

Dibeberkan untuk tingkat SMA hanya satu orang dan tingkat SMP ada 8 orang yang siap untuk lanjut ke SMA. Sedangkan ada 4 orang anak tingkat SD yang siap masuk ke jenjang SMP. 

Ia berharap ke depan ESCS dapat mencetak lulusan berkarakter dan tidak hanya memiliki pengetahuan yang baik tetapi dapat mengenal dunia secara rohani serta menjadi berkat bagi bangsa dan negara.  

"Paling tidak Valencio sudah meletakkan dasar yang sangat kuat bagi ESCS. Kita butuh waktu 2-3 tahun lagi baru ada wisuda lagi," bebernya. 

Pendiri dan Ketua Dawan Pembina ESCS, Bobby Lianto mengatakan lulusan termuda jebolan ESCS Kupang tersebut menjadi catatan sejarah untuk pendidikan di Kota Kupang dan NTT pada umumnya.  

"Ini adalah sesuatu hal yang luar biasa karana lulus SMA dengan usia 15 tahun dan langsung diterima di universitas terbaik Amerika Serikat. Ini luar biasa," sebutnya. 

Pencapaian lulusan terbaik, tersebut tidak terlepas dari peran guru dan tenaga pendidikan lainnya. "Ini lulusan pertama ESCS, termuda dan lulus dengan nilai yang sempurna," ujarnya.  

Lanjutnya, kemampuan siswanya itu membuktikan bahwa anak NTT memiliki kemampuan yang luar biasa, tidak kalah dari anak-anak di luar NTT, namun sistem pendidikannya belum ditata secara baik. 

Untuk memperoleh pendidikan yang maksimal pihaknya telah mengadopsi kurikulum internasional. Terbukti anak-anak NTT mampu.  

Lanjutnya, siswa-siswi yang mengikuti pendidikan pun dijamin masa depannya untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tanpa tes di universitas ternama di luar negeri karena berstandar internasional. 

"Tidak perlu ragukan lulusannya karena tidak hanya terserap di dalam negeri namun di luar negeri pun masuk tanpa tes," tandasnya.  

Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada orangtua yang telah mempercayai ESCS Kupang untuk mendidik anak-anak.  

Disampaikan pula, tidak hanya kemampuan dan pengetahuan siswa. Di sekolah juga dibina tentang karakter agar takut akan Tuhan, karena dengan karakter percaya dan takut akan Tuhan, membawa masa depan anak ke jalan yang terbaik. 

"Mengenal pribadi dan kehidupan Tuhan menjadi dasar didikan karakter kepada anak. Sehingga dalam kehidupannya ia tetap takut akan Tuhan. Terima kasih kepada bapak ibu guru yang sudah mendidik anak," tandasnya.  

Menandai peristiwa tersebut pihak ESCS Kupang menggelar acara graduation bagi Valencio Galen Cristanto karena berhasil masuk Western Michigan University USA, Jumat (8/4).(*/jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai