‎Tak Hanya Bangun Listrik, PLN Tanam Puluhan Ribu Pohon di NTT
‎PLN UIP Nusra bersama masyarakat dan pihak kehutanan gelar aksi tanam 33 ribu pohon jambu mete di Desa Noin Bila, Kabupaten TTS dan 4.800 pohon kopi di Desa Lungar, Kabupaten Manggarai. 
Redaksi
22 May 2026 16:34 WITA

‎Tak Hanya Bangun Listrik, PLN Tanam Puluhan Ribu Pohon di NTT

Mataram, NTTzoom.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan standar pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan program penghijauan berbasis masyarakat di berbagai wilayah proyek ketenagalistrikan di Nusa Tenggara.

‎Assistant Manager Lingkungan PLN UIP Nusra, Nasrulloh, mengatakan seluruh proyek yang dijalankan PLN mengacu pada peraturan perundang-undangan dan dokumen persetujuan lingkungan yang telah disahkan pemerintah.

‎“Penerapan standar lingkungan meliputi pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah B3 dan air limbah, pengendalian gangguan lingkungan, hingga penghematan penggunaan air dan energi,” ujarnya.

‎Menurutnya, PLN juga secara rutin melakukan pemantauan kualitas lingkungan untuk memastikan seluruh aktivitas pembangunan tetap berada dalam baku mutu lingkungan yang ditetapkan serta mendukung perlindungan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah proyek.

‎Selain pengelolaan dampak lingkungan, PLN UIP Nusra juga menjalankan sejumlah program penghijauan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah.

‎Pada awal 2025, PLN bersama masyarakat dan pihak kehutanan menanam 33 ribu pohon jambu mete di Desa Noin Bila, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan cakupan lahan sekitar 50 hektare. Program serupa juga dilakukan di Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, melalui penanaman 4.800 bibit kopi untuk mendukung potensi perkebunan kopi sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

‎Sementara pada awal 2026, PLN kembali menginisiasi penghijauan di Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan menanam sekitar 24 ribu bibit pohon yang terdiri atas mahoni, cendana, flamboyan, alpukat, mangga, dan sukun.

‎General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, menegaskan aspek lingkungan menjadi perhatian sejak tahap perencanaan hingga operasional proyek.

‎“Setiap proyek yang kami jalankan selalu melalui proses identifikasi dan pemetaan potensi dampak lingkungan melalui AMDAL. PLN berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem,” ujarnya.

‎Rizki menambahkan, program penghijauan yang dijalankan PLN merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

‎“Pembangunan ketenagalistrikan harus tumbuh berdampingan dengan pelestarian lingkungan,” katanya. (nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai