KUPANG, NTTZOOM-Pengurus RT 041, Kelurahan Liliba, melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak di Posyandu Melati 8 RT 041, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/04).
Sekretaris RT 041 Liliba David Loba, S. Pd., M.,Pd yang juga akademisi Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang berkesempatan mewakili Ketua RT 041 Aipda Vinsensius Loye dan Lurah Liliba dalam melakukan PMT bagi anak stunting di Posyandu Melati 8 RT 041 Kelurahan Liliba.
Dalam kesempatan itu, Dosen pengampuh mata kuliah FKIP PJKR UKAW Kupang itu menjelaskan, sebanyak 18 anak di RT 041, 020, 043 dan RT 031, Kelurahan Liliba, Kota Kupang yang mengalami stunting.
"Hari ini, saya berkesempatan mewakili Ketua RT 041 dan Lurah Liliba dalam melakukan PMT bagi anak stunting di Posyandu Melati 8," ungkap David.
Dijelaskan, dirinya bersama Ketua Posyandu Melati 8 RT 041 Liliba bersama kader untuk pemberian makanan tambahan asupan gizi bagi 18 anak yang mengalami stunting.
Dia jelaskan, dengan upaya pemerintah dalam mencegah stunting dilakukan melalui peningkatan gizi masyarakat melalui program PMT untuk meningkatkan status gizi anak.
Ia menyebut, penanganan kekerdilan pada anak (stunting) harus dilakukan secara komprehensif, terpadu dan mengoptimalkan peran seluruh elemen masyarakat.
"Dari 18 anak yang mengalami stunting ini, di antaranya ada 8 anak dari RT 041. Tapi sisanya dari RT lain," tuturnya.
Masih dijelaskan David, kegiatan ini sebagai upaya untuk menekan dan membantu masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting.
Menurutnya, pihaknya terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam program percepatan penurunan stunting dan memajukan sumber daya manusia di NTT khususnya di wilayah RT 041 Liliba melalui program PMT bagi anak usia dini.
David jelaskan, kegiatan ini secara rutin dilakukan serta dijalankan para kader Posyandu dan di back up oleh pengurus RT041 Liliba, masyarakat dan para donatur.
David berterima kasih kepada para donatur yang peduli terhadap ana-anak yang mengalami stunting di Kelurahan Liliba, khususnya di RT 041. Dukungan seperti ini, sebut David, sangat dibutuhkan dalam mengatasi gagal tumbuh pada anak atau stunting.
"Artinya ini tidak terlepas dari kerja secara kolaborasi. Baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat dan para donatur-donatur," cetusnya.
Disampaikan, pelaksanaan PMT serta asupan makanan pada anak stunting berjalan selama 90 hari ke depan.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang