Umur Hanya Angka, 76 Lansia Diwisuda
Wisuda Lansia
Carlens
07 Dec 2023 17:14 WITA

Umur Hanya Angka, 76 Lansia Diwisuda

KUPANG, Nttzoom-Usia bukanlah penghalang produktifitas, karena usia hanyalah sebuah angka tetapi semangat yang tinggi ini yang diharapkan negara. Walaupun sudah Lansia tetapi memberikan sumbangsih kepada keluarga dan negara. Hal ini dibuktikan dengan adanya 76 lansia yang diwisudakan untuk dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, yakni Strata II (S2).

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti, mengatakan wisuda sekolah Lansia merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan Lansia Indonesia yang produktif.

"Semakin banyak Lansia yang ikut sekolah maka akan semakin baik. Artinya akan semakin banyak Lansia yang smart, sehat dan bermartabat," ujar Nopian dalam sambutannya di Kupang, Rabu (6/12).

Ia menyebut sekolah Lansia ini adalah sekolah menggembirakan bagi para Lansia. Mereka adalah senior yang sudah memasuki masa tua yang mana tidak semua kalangan muda akan menjadi Lansia tetapi yang Lansia pernah menjadi muda.

"Belum tentu yang muda akan melewati masa Lansia tetapi yang Lansia sudah melewati masa muda hingga Lansia, ini adalah suatu berkah," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah berupaya terus mendorong agar para Lansia tetap semangat, sehat, produktif dan bermartabat. "Sekolah Lansia itu bukan sesuatu yang belum tersosialisasikan namun dua sekolah ini sudah dilaunching untuk menyelenggarakan pendidikan nonformal. Tentunya sekolah ini bukan sesuatu yang kebetulan tetapi karena kemurahan Tuhan," tambahnya.

Dirinya kembali berharap tahun 2024, melalui wisuda ini ada satu sekolah Lansia di setiap kabupaten/kota di NTT. "Kita berharap wilayah NTT sudah memiliki satu sekolah Lansia di setiap daerah," katanya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Kupang, Francisca Ikassasi menyampaikan profisiat kepada seluruh Lansia yang telah diwisuda.

"Hari ini proficiat kepada opa dan oma yang sudah menggunakan toga. Diharapkan masih ada jenjang berikutnya, yakni S2 dan juga pengajar atau mentor untuk lulusan pertama," ujar Fransisca.

Menurutnya dengan diwisudakan 76 Lansia merupakan kebanggaan tersendiri, karena ketika dilaunching bersamaan dengan Posyandu Lansia selalu diikuti oleh para Lansia.

"Saya harap bisa mengajak Lansia lainnya untuk dapat bergabung," katanya.

Ia menambahkan program ini dapat berjalan tidak hanya dilakukan pemerintah namun dengan mitra lain. Seperti, nantinya akan membangun kerja sama dengan anggota DPRD untuk membantu memberikan kontribusi dalam penyelenggaraan sekolah Lansia tersebut.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri namun kolaborasi bersama pengurus bisa menggiring anggota DPRD untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan sekolah Lansia. Luar biasa terobosan yang dilakukan pengurus dan kepala sekolah yang telah berkiprah. Kami apresiasi," pungkasnya.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai