KUPANG, Nttzoom-Calon Presiden RI 2024-2029, Ganjar Pranowo mengunjungi Uskup Keuskupan Agung Kupang, Jumat 1 Desember 2023. Tiba di Keuskupan Agung Kupang, Ganjar Pranowo diterima langsung Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang.
Dalam sesi pertemuan itu, Mgr. Petrus Turang menyoroti berbagai problematika yang ada di Provinsi NTT. Mulai dari kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao, Sumber Daya Manusia (SDM) di NTT yang masih tergolong rendah, serta bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang memicu banyak lahan di NTT yang masih terbilang belum diurus oleh masyarakat secara baik.
Dengan tegas Mgr. Petrus Turang meminta kepada Ganjar Pranowo agar ketila terpilih menjadi Presiden RI, PKH segera dicabut. Pasalnya, banyak masyarakat yang tidak mengurus lahan karena mendapat bantuan PKH secara cuma-cuma dari pemerintah.
"Sebenarnya NTT sangat kaya akan potensi alam yang ada. Hanya pemerintah manja dengan masyarakat. Seperti memberikan bantuan PKH sehingga banyak lahan yang tidak dikelola. Kalau bisa PKH dicabut saja kalau jadi presiden," kata Mgr. Petrus Turang.
Pernyataan Mgr. Petrus Turang direspon secara baik oleh Mantan Gubernur Jawa Tengah itu. Dia menyebutkan, masukan-masukan tersebut menjadi perhatian serius ketika dirinya terpilih menjadi Presiden RI di Pemilu 2024 mendatang.
Ganjar menyebutkan, masukan itu menjadi perhatian serius yang harus diambil langkah oleh pemerintah. Seperti masalah kelangkaan dan mahalnya harga BBM di berbagai daerah di NTT. Peningkatan kualitas SDM di NTT dan peningkatkan lokalitas pembangunan di setiap daerah seperti peternakan, pertanian dan perikanan.
"Ini harus diperhatikan secara serius. Sehingga ada nilai tambah. Ini daerah menjadi prioritas utama," sebutnya.
Dia menyebutkan, terkait bantuan PKH, seharusnya ada pendamping yang betul-betul mampu melakukan pendataan secara lengkap dari dinas terkait dan Kementerian Sosial. Tujuannya agar memastikan masyarakat yang menerima bantuan sosial tersebut.
"Sehingga betapa pentingnya satu data Indonesia terkait dengan bantuan PKH ini. Ini menurut saya, cara terbaik agar bantuan PKH ini tepat sasaran," ungkapnya.(*/jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang