Ayah Prada Lucky Geram: “Jangan Asal Omong, Mana Buktinya!”  ‎
Pelda Christian Namo, ayah almarhum Prada Lucky, mengamuk dan tidak terima dengan pengakuan para terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Militer III-15, Selasa (25/11/2025).
Redaksi
26 Nov 2025 16:34 WITA

Ayah Prada Lucky Geram: “Jangan Asal Omong, Mana Buktinya!” ‎

Kupang, NTTzoom.com— Sidang lanjutan 17 terdakwa kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo kembali digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Selasa (25/11/2025). 

‎Sidang yang memasuki agenda pemeriksaan para terdakwa itu mengungkap sejumlah pengakuan baru terkait tindakan kekerasan yang dialami mendiang Prada Lucky dan rekannya, Prada Richard.

‎Dipimpin Ketua Majelis Hakim Mayor Chk Subiyatno dengan dua anggota majelis, Kapten Chk Dennis Carol Napitupulu dan Kapten Chk Zainal Arifin Yulianto, persidangan berlangsung intens. 

‎Terdakwa yang diperiksa antara lain Sertu Thomas Desambris Awi, Poncianus Allan Dadi, dan Pratu Dervinti Arjuna Putra Bessie, mengaku ikut melakukan pemukulan dengan sandal, selang, kabel, hingga kopel.

‎Para terdakwa mengaku melakukan aksinya lantaran kesal kedua korban terlibat penyimpangan seksual. Padahal, isu itu telah dinyatakan tidak terbukti dan tidak relevan dengan dakwaan oditur. 

‎Pengakuan para terdakwa tersebut memicu reaksi keras dari ayah korban, Pelda Christian Namo, yang menilai beberapa pernyataan terdakwa tidak berdasar dan melebar dari inti perkara.

‎“Tolong kasih bukti! Pernyataan terdakwa hari ini, mana buktinya?” seru Christian usai mengikuti jalannya sidang.

‎Ia menolak keras keterangan terdakwa yang menyeret isu orientasi seksual dan video tertentu, yang menurutnya tidak memiliki bukti maupun relevansi apa pun.

‎“Pernyataan dia menjadi LGBT itu tidak ada buktinya. Sekarang kalian sudah melebar lagi ke video. Saya minta bukti!” tegasnya dengan nada tinggi.

‎Christian mengungkapkan bahwa dirinya selama ini memilih tidak hadir dalam sidang karena tidak ingin memicu keributan. Namun pengakuan terdakwa hari ini membuatnya tidak lagi dapat menahan diri.

‎“Saya selama ini tidak hadir karena tidak mau ribut, tidak mau dengar lagi omong kosong. Bohong semua!” katanya.

‎Ia dengan tegas menyatakan akan hadir langsung dalam persidangan berikutnya.

‎“Besok saya akan hadir. Jangan kau, terdakwa, asal omong saja! Ini menyangkut nyawa. Mana buktinya? Hei Andre, Thomas Awi… br*ngsek!”

‎Pernyataan keras Pelda Christian Namo menambah sorotan terhadap jalannya sidang yang masih berada pada tahap pemeriksaan. Majelis hakim sebelumnya menegaskan pentingnya pengungkapan peran masing-masing terdakwa agar rangkaian penganiayaan dapat terurai secara utuh. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai