* Kadinkes NTT Akan Surati Dinkes Kabupaten/kota
KUPANG, Nttzoom-Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ruth D. Laiskodat, S.Si., APT., M.M segera menyurati semua Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antisipasi penyakit Mychoplasma Pneumonia di NTT.
Ruth jelaskan, menindaklanjuti surat edaran (SE) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI Nomor:PM.03.01/C/4732/2023 tertanggal 27 November 2023 perihal Kewaspadaan terhadap kejadian Mychoplasma Pneumonia di Indonesia dan SE dari Kadis Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT Nomor: Dinkes. Bid.P2P.4922/443.33.02/XI/2023 dengan perihal yang sama.
Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan bagi pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di setiap rumah sakit maupun Puskesmas, laboratorium kesehatan, masyarakat, kantor kesehatan terkait dengan deteksi dini kejadian Mychoplasma Pneumonia.
"Kita akan surati semua Dinkes kabupaten/kota serta OPD agar preventif. Seperti menggunakan masker dan tetap cuci tangan, olahraga dan istirahat yang cukup," tulis Ruth kepada nttzoom.com, Kamis (7/12).
Untuk diketahui, penyakit Mychoplasma Pneumonia adalah timbulnya gejala dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Anak-anak yang terkena Mychoplasma Pneumonia biasanya diawali dengan demam, batuk, nyeri atau sakit tenggorokan. Penyakit radang paru-paru ini sedang marak di China.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang