KUPANG, NTTZOOM-Tekad Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk tetap menggenjot pariwisata di tengah pandemi Covid-19 mendapat sorotan dari DPRD NTT.
Anggota DPRD NTT dari Partai Perindo Alexander Foenay menegaskan, kepentingan ekonomi dan keselamatan masyarakat, sama-sama urgen. Namun pemerintah harus bisa menentukan, mana yang menjadi prioritas utama.
"Kegiatan pariwisata boleh jalan. Tapi prioritas utama ini keselamatan. Jadi harus bisa menentukan. Misalnya kita sudah siap uang untuk bangun rumah, tapi pas anak sakit, apakah kita tetap bangun rumah atau bawa anak ke rumah sakit," kata Alex yang juga Anggota Komisi IV itu.
Menurut dia, tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini masyarakat sedang sulit secara ekonomi. Sehingga giat pariwisata yang dicanangkan pemprov bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun jika penanganan Covid-19 tidak dilakukan secara maksimal, ekonomi akan terus merosot.
"Intinya, ekonomi harus tetap jalan, tetapi kesehatan dan keselamatan masyarakat tidak boleh diabaikan," tegas Alex.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wayan Darmawa yang diwawancara terpisah menjelaskan, pemprov telah menyiapkan sejumlah kegiatan promosi wisata yang sudah didesain rutin setiap tahun. Misalnya pasola di Sumba.
"Kalau tradisi seperti pasola itu mereka tetap lakukan. Tapi kami perketat protokol kesehatan. Tidak boleh main-main dengan protokol kesehatan," tandas Wayan.
Mantan Kepala Bappeda Provinsi NTT itu katakan, pariwisata sebagai prime mover ekonomi yang digagas Gubernur Viktor Laiskodat telah menunjukkan hasilnya. Sehingga pihaknya akan terus mencari solusi untuk tetap menjalankan aktivitas wisata dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.(cd3/nz)
Dapatkan sekarang