Fernando Soares Layak Pimpin Asprov PSSI NTT
Taufik Syahbudin, tokoh muda Alor yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Alor.
Redaksi
12 Oct 2026 12:36 WITA

Fernando Soares Layak Pimpin Asprov PSSI NTT

KUPANG, NTTZOOM.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Fernando Soares disebut sangat layak untuk memimpin Asosiasi Pengurus Provinsi (Asprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2026-2030.

Pemilihan Ketua Asprov PSSI NTT yang baru akan dilaksanakan melalui Kongres Biasa pada 7 November 2026 di Kupang. Saat ini Ketua Asprov PSSI NTT masih dijabat Cristian Mboeik sejak dilantik pada 8 Februari 2022 oleh Ketua Umum PSSI Pusat, Mochamad Iriawan.

Fernando Soares saat ini masuk dalam jajaran bakal calon Ketua Asprov PSSI NTT bersama sejumlah calon lainnya.
Taufik Syahbudin, tokoh muda Alor yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Alor mengungkapkan dengan jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD NTT dan Sekretaris DPD Gerindra NTT tentunya menguntungkan dari berbagai aspek. Menurutnya, d NTT, masalah utama sepak bola itu bukan bakat, tapi anggaran dan transportasi antar pulau. 

"Tentunya sebagai pimpinan DPRD, dia yang paham betul bagaimana mendorong APBD, dana KONI, dan lobby ke Pusat - persis seperti yang dia lakukan saat desak Ambulans Udara untuk wilayah kepulauan NTT pasca gempa. Logika yang sama dibutuhkan PSSI: "Waktu dan jarak adalah penentu hidup-matinya sepak bola NTT"," ujarnya. 

Dia menambahkan, Fernando Soares layak menjadi Ketua Asprov PSSI NTT karena memiliki rekam jejak bisa merangkul semua pihak untuk memajukan dunia olahraga khususnya sepak bola di Provinsi NTT.
Taufik mengatakan, beberapa waktu lalu Fernando Soares terpilih secara aklamasi untuk memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTT.
"Semua DPC kabupaten/kota tunjuk beliau. Artinya beliau terbukti sudah diterima di daratan Timor, Flores, Sumba, Alor sampai Rote dan Sabu Raijua," ungkapnya. 

Dia mengatakan, Fernando Soares sudah diterima di seluruh NTT telah menjadi modal penting karena PSSI NTT sering "pecah"saat kongres. 

"Visi yang beliau bawa di HKTI "harus hadir di tengah sawah, petani harus naik kelas", visi yang sama kalau diterjemahkan ke bola: "harus hadir di tengah lapangan kampung, pemain kampung harus naik kelas", katanya.

Selain itu, gaya kepemimpinan anak muda dan kolektif tentunya menjadi jalan untuk memimpin PSSI di NTT. Menurutnya, di Gerindra dia selalu menekankan prinsip "jangan tinggalkan kawan" dan anti SMS - Suka Melihat orang Susah, Susah Melihat orang Senang, plus mendorong anak muda jadi pengurus. 

"Itu yang dibutuhkan Asprov PSSI sekarang. Plt Ketua sekarang pak Chris Mboeik hanya sampai 1 April 2027, jadi butuh nahkoda baru yang bisa lanjutkan ETMC dan bawa NTT lolos dari sekedar penyisihan grup di PON.2028.

Selain itu, NTT membutuhkan Ketua PSSI yang bukan hanya paham bola, tapi paham peta kepulauan, peta anggaran dan peta politik Jakarta-Kupang dan semuanya ada di Fernando Soares. (jr/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai