Flores Timur, nttzoom.com -- Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus dengan dahsyat, Senin (07/07/2025).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi, ketinggian kolom abu mencapai 18.000 meter atau 18 KM di atas puncak kawah.
Akibat letusan ini, rumah warga dan fasilitas umum (fasum) seperti puskesmas dan sejumlah gedung sekolah di Kecamatan Wulanggitang, dihujani material erupsi berupa pasir dan kerikil.
Warga maupun tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Boru berlindung di dalam ruangan, suasana yang semula tenang berubah mencekam.
"Iya pak, kerikil macam hujan di sini, gelap sekali tadi. Kami berlindung di puskesmas." ujar Anton warga Desa Boru.
Kolom abu yang begitu tinggi, membuat wilayah sekitar Kecamatan Wulanggitang menjadi gelap dan dipenuhi debu vulkanik, beberapa saat pasca letusan gunung yang masih berstatus Level IV (Awas) itu.
"Sekarang baru berhenti. Kami takut soalnya tadi gelap sekali. Abunya bergerak ke arah barat." ungkap Lidia Yong, salah seorang guru SMK Negeri 1 Wulanggitang.
Erupsi dahsyat hari ini juga terlihat dari Kabupaten sekitar seperti di kabupaten Lembata hingga kabupaten Sikka.
kolom erupsi warna hitam dengan intensitas tebal bergerak ke arah utara, timur laut, dan barat laut.
Dalam laporan Pos PGA Lewotobi, erupsi yang terekam di alat seismogram itu dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 6 menit 26 detik.
"Erupsi ini disertai suara dentuman kuat dan awan panas 5 kilometer ke arah utara dan timur laut." demikian laporan PGA Lewotobi Laki-laki yang diterima nttzoom.com. (es)
Dapatkan sekarang