KUPANG, NTTZOOM-Gubernur Nusa Tenggara Timur(NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josep A. Nae Soi menerima ritual penyerahan adat tanah dan air dari tujuh nupati se NTT, yang berlangsung di depan halaman kantor gubernur NTT. Jumat (11/3).
Ketujuh bupati yang menyerahkan tanah dan air tersebut, yakni Bupati Belu, Flores Timur (Flotim) dan sumba tengah yang menyerahkan tanah. Serta Bupati Rote, Bupati Alor, Bupati Sabu Raijua dan Lembata yang menyerahkan air.
Tujuan dari ritual penyerahan tanah dan air tersebut sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perpindahan ibu kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim).
Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan, Indonesia akan memiliki ibu kota baru yang disebut sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang bertempat di Kaltim.
Selanjutnya, Gubernur VBL juga berharap air dan tanah yang lahir dari rahim bumi Flobamorata dapat membangkitkan pembangunan di ibu kota negara yang baru agar semakin maju.
Dirinya juga katakan, tanah dan air tersebut tidak semuanya dibawa ke Kaltim namun yang lainnya akan disimpan pada Museum sebagai bentuk persatuan untuk mendukung kemajuan di ibu kota baru.
"Nanti tanggal 13 Maret, saya bawa ini tanah dan air ke Kalimantan Timur untuk menyerahkan kepada bapak Presiden RI sebagai bentuk dukungan dari bumi Flobamorata terhadap perpindahan Ibu Lota Negara," kata Viktor di depan halaman Kantor Gubernur NTT.
Dia juga menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo yang dapat memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kaltim adalah hal yang sangat luar biasa.
"Perpindahan ibu kota ke Kaltim itu sebagai bentuk demokratis yang sangat luar biasa di bawah kepemimpinan Presiden Kita yaitu Bapak Joko Widodo," ucapnya.
Selanjutnya, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bulu ketika diwawancarai awak media menjelaskan, tujuan penyerahan air dari Kabupaten Rote Ndao adalah untuk menjunjung tinggi rasa kepedulian terhadap perpindahan ibu kota ke Kaltim.
"Penyerahan air ini sebagai bentuk kepedulian untuk menjunjung tinggi sehingga airnya sampai di provinsi dan nanti akan dibawa oleh Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat (Gubernur NTT. Red) ke Ibu Kota Negara Nusantara di Provinsi Kaltim," ucap Paulina Haning Bulu.
Selanjutnya, Paulina juga berharap agar terbentuknya ibu kota yang baru (Nusantara), Indonesia lebih maju, lebih sejahtera karena tidak lagi ada kemacetan.
"Saya berharap Indonesia lebih maju, sejahtera dan tidak lagi ada macet," harap Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bulu.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang