Kupang NTTzoom.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merampungkan pekerjaan stringing Section 6 pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTMG Kupang Peaker/Panaf-Naibonat.
Pekerjaan tersebut mencakup 21 span dari Tower 152 hingga Tower 173. Hingga Juli 2026, pembangunan proyek transmisi sepanjang 49,76 kilometer sirkuit itu telah mencapai 73 persen pada pekerjaan pembangunan tower (erection).
Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusa Tenggara 3, Agung Triwibowo, menjelaskan stringing merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jaringan transmisi sebelum memasuki tahap pengujian dan pemberian tegangan pertama (energize).
“Stringing merupakan proses pemasangan dan penarikan konduktor yang menghubungkan antar-tower transmisi. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja, kualitas konstruksi, dan mitigasi risiko di lapangan,” jelas Agung.
Proyek SUTT 150 kV PLTMG Kupang Peaker/Panaf-Naibonat memiliki 149 titik tower yang terbagi dalam tujuh section dan melintasi wilayah Kota Kupang serta Kabupaten Kupang.
Hingga saat ini, pekerjaan stringing telah diselesaikan pada Section 1, Section 3, dan Section 6. Bersamaan dengan progres tersebut, jajaran manajemen PLN UIP Nusra juga melakukan kunjungan lapangan untuk memantau pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Naibonat (IBT).
General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan kemajuan pembangunan SUTT tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara.
“Setiap kemajuan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan langkah nyata PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Manurung.
Menurutnya, SUTT 150 kV PLTMG Kupang Peaker/Panaf-Naibonat merupakan infrastruktur strategis yang akan memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara.
“Kami optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas, dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder,” katanya.
Di tengah progres pembangunan proyek, PLN UIP Nusra juga menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim yang turut dihadiri masyarakat dan perangkat desa setempat.
Kepala Desa Oesao, Yonathan Manoe, mengapresiasi kepedulian PLN tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas inisiatif berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim. Semoga seluruh tahapan pembangunan yang sedang dilaksanakan senantiasa diberikan kelancaran serta manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Yonathan.
PLN UIP Nusra menargetkan pembangunan SUTT 150 kV PLTMG Kupang Peaker/Panaf-Naibonat bersama GI 150 kV Naibonat (IBT) dapat diselesaikan sesuai rencana untuk semakin memperkuat keandalan pasokan listrik dan mendukung pembangunan di wilayah Nusa Tenggara. (nz)
Dapatkan sekarang