‎Polda NTT Siapkan 3.068 Personel Amankan Mudik Lebaran
‎Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, saat diwawancarai wartawan usai apel pasukan di lapangan apel Mapolda NTT, Kamis (12/03/2026).
Redaksi
12 Mar 2026 11:45 WITA

‎Polda NTT Siapkan 3.068 Personel Amankan Mudik Lebaran

Kupang, NTTzoom.com — Polda Nusa Tenggara Timur menggelar Operasi Ketupat Turangga 2026 untuk memastikan pelayanan dan pengamanan arus mudik serta arus balik Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar. Operasi kepolisian terpusat tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

‎Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan operasi ini merupakan bentuk kesiapan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

‎“Operasi Ketupat Turangga 2026 merupakan bentuk kesiapan Polri bersama instansi terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujar Henry.

‎Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polda NTT mengerahkan 3.068 personel gabungan yang terdiri dari 1.144 personel Polri dan 1.924 personel dari instansi terkait.

‎Ribuan personel itu akan ditempatkan di sejumlah pos yang telah disiapkan, yakni 91 Pos Pengamanan, 38 Pos Pelayanan, 27 Pos Terpadu, serta 26 pos lainnya yang tersebar di berbagai wilayah strategis di NTT.

‎Selain pengamanan jalur mudik, aparat juga akan memberikan pelayanan di sejumlah objek vital yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Lokasi tersebut meliputi 14 bandara, 38 pelabuhan, 28 terminal, 56 pusat perbelanjaan, serta 153 objek wisata.

‎Pengamanan juga dilakukan di lokasi ibadah saat Hari Raya Idulfitri. Tercatat sekitar 201 masjid dengan estimasi 91.386 jamaah serta 48 lapangan yang diperkirakan digunakan untuk salat Id dengan jumlah sekitar 123.600 jamaah.

‎Selama operasi berlangsung, personel di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan langkah preventif dan preemtif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, tawuran hingga balap liar yang kerap muncul saat libur panjang.

‎Polda NTT juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BMKG, untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi selama periode mudik. Selain itu, layanan darurat call center 110 dioptimalkan agar masyarakat dapat mengakses bantuan kepolisian selama 24 jam.

‎Kabidhumas Polda NTT mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik Lebaran serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

‎“Keberhasilan Operasi Ketupat Turangga 2026 tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga dukungan seluruh masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kita berharap mudik tahun ini dapat berjalan aman dan masyarakat bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” katanya. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai