KUPANG, Nttzoom-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Rumah Sakit Umum (RSU) Mamami pada 28 Agustus 2023, RSU Mamami menggelar aneka lomba untuk para anak. Di antaranya, lomba menggambar dan melukis. Selain aneka lomba, pihak RSU Mamami juga memberikan edukasi kesehatan kepada ibu-ibu oleh dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis gizi serta dokter spesialis mulut dan gigi.
Kegiatan itu terpusat di Lantai 1 RSU Mamami, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tujuan edukasi kesehatan bagi para ibu, yakni menambah pengetahuan atau wawasan khususnya di wilayah Kota Kupang terkait masalah-masalah kesehatan yang seringkali diabaikan, tetapi pada dasarnya sangat berpengaruh kepada kesehatan.
"Jadi selain anaknya datang untuk mengikuti lomba, kami juga membuat edukasi kesehatan kepada ibu-ibu sehingga mereka sambil menunggu anak, mereka juga dapat mengikuti sosialisasi kesehatan," kata Ketua Yayasan RSU Mamami, Reinheart Damanik, SE, Sabtu (26/8).
Salah satu contoh kesehatan yang seringkali diabaikan adalah tumbuh kembang anak, mulai dari anak tersebut di dalam kandungan ibu hingga lahir. "Tujuannya agar ketika sejak didalam kandungan, anak-anak ini kita jaga gizinya, tumbuh kembangnya, sehingga mereka lahir dengan sempurna agar ke depan mereka bisa membangun NTT dengan baik," ungkapnya.
Dijelaskan, sosialisasi dari Dokter Spesialis Kandungan kepada para ibu-ibu tentang penyakit-penyakit kandungan, terutama tentang kanker leher rahim atau kanker serviks. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran dari ibu-ibu.
Sosialisasi ini juga bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat tentang keganasan yang terjadi pada leher rahim, meningkatkan pengetahuan sehingga dapat melakukan upaya pencegahan serta menurunkan angka kematian ibu.
Dikatakan, risiko besar pengidap kanker yang disebabkan oleh Virus HPV ini dapat terjadi pada perempuan yang menikah usia muda, berganti-ganti pasangan, mempunyai riwayat infeksi di daerah kelamin, perempuan yang melahirkan banyak anak, perempuan perokok, dan kekurangan Vit. A, C dan E.
Adapun gejala kanker serviks stadium dini, yaitu terasa sakit saat melakukan hubungan seks, keluar darah saat berhubungan seks, keluar darah berlebihan saat menstruasi dan keputihan yang tidak normal. Sedangkan pencegahannya dengan menghindari faktor risiko, melakukan pola hidup sehat, vaksinasi HPV dan melakukan deteksi dini atau penapisan.
Diharapkan dengan edukasi ini, ibu-ibu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar mengurangi risiko terjadinya hal buruk pada kesehatan.
"Sehingga disadari pun, sudah terlambat dan pertolongannya itu sulit untuk dilakukan," katanya.
Disebutkan, pihak RS Mamami terus membantu pemerintah Provinsi NTT dalam memerangi stunting dengan memberikan edukasi-edukasi kesehatan kepada masyarakat Kota Kupang khususnya bagi para ibu.
"Kami terus melakukan penyuluhan kesehatan di RS Mamami, Puskesmas maupun di gereja-gereja. Di situ kami kumpulkan anak-anak dan ibu-ibu untuk memberikan kesehatan," ungkapnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan kesehatan pada mulut dan gigi, kata Reinheart, diinformasikan kepada masyarakat bahwa RSU Mamami telah menyiapkan dokter-dokter spesialis gigi sudah dapat melayani dengan baik.
Reinheart membeberkan, 90 persen pasien di RSU Mamami rata-rata memiliki BPJS Kesehatan. "Jadi RSU Mamami berusaha memberikan pelayanan yang optimal untuk semua kalangan masyarakat termasuk pengguna BPJS," ungkapnya.
Disampaikan, dalam waktu dekat RSU Mamami akan naik tingkat menjadi tipe C. Dengan kenaikan tipe C ini, diharapakan RSU Mamami dapat memberikan pelayanan-pelayanan yang optimal.
"Termasuk spesialis-spesialis yang semakin banyak, tentunya pelayanan untuk masyarakat semakin baik," imbuhnya.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang